Sambut Program Merdeka Belajar, Disdik Kutim Akan Gelar Liga Sepak Bola Usia Dini

oleh -338 views
Sambut Program Merdeka Belajar, Disdik Kutim Akan Gelar Liga Sepak Bola Usia Dini
Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kutim, Ilham

Sangatta Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan menggelar liga sepak bola yang diikuti oleh seluruh kecamatan kategori usia dini atau jenjang SD dan SMP.

Kegiatan tersebut tujuannya untuk menyambut program merdeka belajar di satuan pendidikan jenjang SD dan SMP. Atas dasar bidang olahraga yang banyak digemari oleh semua kalangan, Disdik Kutim menginisiasi akan menggelar liga sepak bola.

“Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh perwakilan UPTD Disdik di setiap kecamatan, dimana 18 kecamatn di Kutim akan mengirim satu tim di masing-masing tingkatan SMP,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kutim, Ilham kepada media ini beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Bapenda Kutim Undi Hadiah Gebyar Pajak Daerah Kutim Tahun 2022

Kata dia, pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilakukan di bulan November tahun ini. Selanjutnya, kegiatan yang diinisiasi Disdik Kutim itu juga mengajak kerjasama dengan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola (Askab) PSSI Kutim.

Baca Juga :  Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 Sangat istimewa di Tahun 2022

“Secara teknis kami juga bekerjasama dengan pihak ASKAB PSSI, saat ini kami masih dalam diskusi-diskusi,” terangnya.

Selain itu, tujuan daripada digelarnya kegiatan Liga Sepak Bola antar perwakilan UPTD Pendidikan, ialah untuk pembinaan atlet sepak bola sejak dini.

Harapannya, melalui program Liga Sepak Bola antar UPTD Pendidikan itu dapat mengahsilkan bibit-bibit atlet yang unggul.

“Ini kan untuk usia 13 sampai 15 tahun, harapan kami juga bisa memback up piala soeratin,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tangkal Penyebaran HIV/AIDS, Dinkes Kutim Galakkan Three Zero

Di samping itu, secara teknis Liga Sepak Bola ini juga tidak menggunakan sistem gugur. Dimana, bagi yang gugur sudah tidak diperbolehkan bermain kembali. Oleh karena itu, sistem yang akan digunakan berupa grouping, yang akan dibagikan per grup.

“Karena kami harapannya pembibitan, jadi bukan sistem gugur, tapi gruping, setiap grup akan ketemu semua pemainnya,” tandasnya. (Bk*2)