Hadiri K3S Zona 1 Kasmidi Minta Kinerja Guru Meningkat

oleh -108 Dilihat
WhatsApp Image 2022 01 12 at 23.04.41
Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang memberikan arahan terkait target Pemkab pada forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kutim. BERITA KUTIM.COM (Poto.Ivn)

KUTIM.COM. SANGATTA – Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang Hadiri kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Zona 1, terdiri dari 78 Sekolah Dasar (SD) diikuti kepala Sekolah Dasar (SD) dari 5 Kecamatan. Antara lain Sangata Utara, Selatan, Rantau Pukung, Teluk pandan dan Bengalon, dilaksanakan di SDN 001 Sangatta Utara, Kutai Timur pada Rabu (12/01/2022).

WhatsApp Image 2022 01 12 at 23.05.34
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, ditemui awak media usai hadiri K3S di SDN 001 Utara

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang didamping Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Uud Sudiharjo, dan Kepala UPT Pendidikan Sangata Utara Arafah mengatakan, ada beberapa pembahasan dari pertemuan kepala sekolah itu. Mulai terkait dengan SKB 4 Menteri mengatur pembelajaran tatap muka (PTM) yang di laksanakan nanti.

Untitled-1

“Saya juga menyampaikan target kepala daerah pada bidang pendidikan, kami ingin kinerja para guru bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Kasmidi.

Baca Juga :  Beberapa Sekolah di Kutim Siap Mengelar PTM Pada 4 Oktober 2021

Hal ini terkait dengan ditambahnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD 2022 ini. Sehingga kinerja para pegawai pun diharapkan dapat meningkat. Terutama pada sektor pendidikan, kinerja sekolah dan guru diminta dapat lebih maksimal lagi.

Baca Juga :  Kasmidi Bersama KB Setia Bagi Takjil Dan Masker Pada Masyarakat Penguna Jembatan Masabang

Menurutnya dengan adanya peningkatan TPP itu, harusnya kinerja para guru harus ditingkatkan lagi. Agar apa yang menjadi kebijakan Pemkab Kutim tersebut dapat dibuktikan dan berjalan sia-sia. “Jadi harus dilihatkan kepada publik bahwa yang kami berikan memang sudah sewajarnya dilakukan,” tuturnya.

Sementara itu untuk pegawai honorer, Kasmidi mengupayakan untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Memang sejauh ini secara formulasi belum bisa semua guru honorer bisa ditingkatkan jadi P3K. “Kami masih meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menyiapkan formasi yang lebih banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Alasan Shin Tae-yong Memainkan Muhammad Ridwan Saat Indonesia Melumat Filipina

Sementara itu, Ketua kelompok kerja kepala sekolah (K3S) Zona 1 Jainul Arifin mengatakan, K3S adalah  wadah atau ajang kepala sekolah untuk berdiskusi tentang permasalahan yang terjadi disekolah-sekolah yang dipimpin para kepala sekolah.

Dalam pertemuan K3S ini jainul Arifin mengharapkan, bisa merumuskan suatu masalah dengan solusinya dan adanya persamaan persepsi tentang permasalahan sekolah ke depannya. “Pada pertemuan K3S Kali ini tentunya kita sepakat untuk lebih meningkatkan kinerja kepala sekolah dan guru serta pengawas,” sebutnya.(IVN)