Diskominfo Kutim Gelar Pelatihan Penyusunan Metadata Statistik Sektoral untuk Meningkatkan Kualitas Data

oleh -602 views
IMG 20230706 183022 scaled 1

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyadari pentingnya memiliki data yang akurat dan mudah digunakan. Oleh karena itu, Diskominfo Kutim mengadakan pelatihan dan penyusunan metadata untuk memberikan transparansi pada statistik sektoral. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Diskominfosp, Rasyid, dan berlangsung selama tiga hari di Hotel Victoria, dari tanggal 6 hingga 8 Juli 2023.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kominfo Rasyid menyatakan bahwa dengan pesatnya perkembangan informasi dan komunikasi, serta kritisnya sikap publik terhadap pembangunan, pemerintah harus menyediakan data dan informasi yang akurat untuk perencanaan yang terukur, logis, terpadu, dan terintegrasi.

Baca Juga :  Gebyar Koperasi Expo 2024, Admum Kutim: Saatnya Lestarikan Batik Wakaroros

“Demikian pula hal data memiliki fungsi yang sangat strategis, sebagai dasar suatu perencanaan, dan membuat keputusan serta sebagai alat pengendalian” ujar Rasyid.

Dirinya berharap pelatihan ini akan mempermudah interpretasi data dan meningkatkan tingkat konfidensialitas data. Data yang baik harus memiliki akurasi, validitas, dan metadata yang telah memiliki konsep yang baku.

Baca Juga :  Pesta Adat dan Budaya Lom Plai, Joni Berpesan Adat Istiadat Jangan Ditinggalkan

“Data yang baik tentunya memiliki akurasi data, valid dan tentu saja data yang sudah memiliki metadata yang definisinya merupakan sebuah konsep yang telah baku.” terangnya.

Dirinya menerangkan, tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan dalam penyusunan metadata, indikator, dan variabel. Selain itu, peserta pelatihan juga akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola, menyusun, dan mendokumentasikan data dan kegiatan statistik sektoral dengan baik.

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan Kutim: Panen Benih Padi Diharapkan Menjadi Solusi Swasembada Pangan di Kutim

“Selain itu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk mengelola, menyusun, dan mendokumentasikan data dan kegiatan statistik sektoral dengan baik, serta pemahaman akan alur tata laksana penyelenggaraan kegiatan statistik.” pungkasnya.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai perangkat daerah yang bertugas menangani data, seperti Bappeda, Disdik, Disbun, DPMPTSP, Dinas Sosial, Disdukcapil, DPMDes, Dinkes, dan Diskop UKM.(bk)