Diskop UKM Kutai Timur Memberikan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku Usaha Pemula

oleh -353 views
IMG 20230706 WA00441

Sangatta – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Timur menyelenggarakan pelatihan bagi para pelaku kewirausahaan pemula di beberapa kecamatan Kabupaten Kutai Timur dengan mengusung tema “Menciptakan Wirausaha yang Tangguh dan Mandiri.”

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Juli 2023, dan dilaksanakan di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Bidang Usaha Mikro, Pasombaran.

Pasombaran menyatakan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan peluang kepada masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta wirausaha pemula yang serius dalam mengembangkan usaha mereka.

Baca Juga :  Bupati Kutim Minta Event Bazaar UMKM Dikolaborasikan Dengan Kesenian

Selain itu, Pasombaran menjelaskan bahwa masih ada beberapa pelaku UMKM yang belum memenuhi persyaratan standar produk yang dapat dipasarkan oleh pemerintah, seperti izin edar, sertifikasi halal, PIRT, dan NIB, baik secara pribadi maupun usaha. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini, Diskop UKM berusaha memberikan intervensi dan dorongan agar para pelaku UMKM dapat memenuhi persyaratan tersebut.

Baca Juga :  Raker Bersama PLN, Pemkab Kutim Targetkan Semua Kecamatan Teraliri Listrik di 2024

“Baik itu izin edar, sertifikasi halal, PIRT, NIB, baik pribadi maupun usaha, inilah yang akan kami bantu agar para pelaku UMKM bisa memenuhinya,” jelasnya.

Hal ini bertujuan agar para pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan dan memasarkan produk, tetapi juga memiliki standar yang dapat menjamin keamanan produk yang mereka pasarkan kepada masyarakat.

Pasombaran juga berharap melalui pelatihan ini, para pelaku usaha mikro dapat naik kelas menjadi usaha kecil, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan produksi dan kualitas produk mereka.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Siap Mekarkan Desa Sidrap Kecamatan Teluk Pandan

“Pada akhirnya, para pelaku usaha mikro diharapkan dapat naik kelas menjadi usaha kecil, dengan harapan dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk,” ujarnya.

Dalam kegiatan pelatihan ini, terdapat 30 peserta yang berasal dari kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon, Rantau Pulung, Sangkulirang, Batu Ampar, Kaubun, Kongbeng, dan Muara Wahau. (bk)