Joni, Makna Hari Lahir Pancasila

oleh -461 views
joni pancasila

Sangatta – Dalam momen Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joni S Sos mengimbau masyarakat agar Hari Lahir Pancasila tetap selalu diperingati setiap tahunnya dengan menggelar upacara serta selalu menjaga kerukunan bangsa. Sebab, Hari Lahir Pancasila merupakan sejarah dan bangsa Indonesia merupakan sebuah negara dengan multikulturalisme yang ditempati banyak suku bangsa.

Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila 2023 dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (1/6/2023).

Baca Juga :  Diskop UKM Kutim Terus Mendorong Agar Koperasi di Kutim Kembali Aktif

Joni mengatakan, dengan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2023 sesuai dengan temanya, yaitu Gotong royong untuk membangun peradaban dan pertumbuhan global bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dan waktu yang tepat untuk bekerjasama dalam membangun peradaban dan pertumbuhan global. Pancasila adalah motivasi untuk bangsa Indonesia dalam menjadi pusat dari pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan khususnya Kutai Timur dan rakyat Indonesia pada umumnya,” ujar Joni

Baca Juga :  192 Peserta dari Berbagai Instansi Ikuti Rakor Penanganan Konflik Sengketa Lahan

Dalam kesempatan ini, Joni juga meminta kepada masyarakat agar dapat mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara, agar mereka ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala.

“Tidak lama lagi kan akan diadakan pesta politik, kita berharap dengan momen Hari Lahir Pancasila ini bisa menyatukan semua kalangan baik itu muda maupun tua. Artinya bagaimana kita dapat mensukseskan program-program pemerintah pusat, yang arahnya untuk kemajuan Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Hepni Minta Disperindag Kutim Menertibkan Pedagang yang Memiliki Lapak Ilegal

Pihaknya meminta, di dalam tahun politik ini untuk bisa menjaga kerukunan antar anak bangsa, dengan menunjukkan jiwa nasionalisme serta menjaga persatuan dan kesatuan dengan keberagaman suku bangsa.(bk)