Fraksi AKB Minta Agar Belanja Daerah Yang Berpotensi Defisit Diminimalisir

oleh -618 views

SANGATTA- Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) memandang nilai belanja daerah yang berpotensi mengakibatkan terjadinya defisit anggaran agar dapat diminimalisir sehingga defisit anggaran dapat dihindari.

“Namun patut disyukuri karena terjadi surplus dari selisih anggaran penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan sehingga dapat digunakan untuk menutupi defisit.,” ujar Yosef Udaw saat membacakan tanggapan fraksi Amanat Keadilan Berkarya terhadap rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2023 dalam Rapat Paripurna ke-21, Rabu (21/7/2022).

Baca Juga :  Kapolres Kutim Berganti, dari AKBP Anggoro Wicaksono kepada AKBP Ronni Bonic

Kemudian, Fraksi AKB memandang pembelanjaan harus mempunyai urutan prioritas dan untuk pembelanjaan yang masih dapat ditunda agar dapat dipertimbangkan sehingga tidak menjadi beban anggaran.

Baca Juga :  Hasil Indonesia Vs Filipina SEA Games 2022, Garuda Muda Menang 4-0, Kado Manis Untuk Shin Tae-yong

Selain itu pihaknya berharap pembahasan atas KUA PPAS 2023, dapat memperhatikan secara seksama dokumen yang disampaikan oleh pemerintah daerah dan apa yang menjadi masukan fraksi-fraksi dalam DPRD Kutim.

Baca Juga :  Disbud Kutim Gelar Rembuk Budaya Tahun 2022 Persiapan Sail Sangkulirang 2024

“Semoga apa yang kita harapkan bersama yaitu kesejahteraan masyarakat Kutai Timur dapat tercapai,” pungkasnya.(G-S08)