Anggota DPRD Kutim Ingatkan Panitia Tak Main-main dengan Anggaran

oleh -
WhatsApp Image 2021 07 03 at 19.52.51
Anggota DPRD kutim Siang Geah Saat mengikuti Sidang Paripurna Di Gedung Utama DPRD Kabupaten Kutai Timur. BERITA KUTIM.COM. Poto ADV

Kutim.com. Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur  Siang Geah meminta kepada aparat hukum untuk turut mengawasi penggunaan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 62 Desa di Kutim.

Anggota dewan dari Fraksi PDI-Perjuangan ini juga mengimbau kepada seluruh panitia Pilkades, agar bermain-main dengan anggaran digelontorkan.

Anggaran Pilkades kali ini sedikit sehingga dalam penggunaanya, harus digunakan secara transparan dan dipertanggung jawabkan. Dan jika ada salah dalam pertanggung jawabannya konsekuensi hukumnya sangat jelas,” ujarnya, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga :  Fraksi Amanat Keadilan Berkarya Inginkan Pemkab Kutim Tingkatkan PAD

Siang mengatakan, dengan anggaran Pilkades cukup banyak itu, maka sangat rawan dimainkan. Sehingga perlu untuk diawasi oleh semua pihak.

“Pihak berwajib dan tim saber pungli juga harus mengawasi, termasuk masyarakat dan semua,” imbuhnya.

Disamping itu, menurut Anggota Komisi C ini, pelaksanaan Pilkades serentak perlu diawasi dengan baik, sehingga kedepan tidak menimbulkan berbagai masalah seperti untuk pengadaan logistik dan lain lain.

Baca Juga :  Sebanyak 32 Enumerator Ikut TOT Pendataan Lengkap SIDT-KUMKM » Berita Kutim

“Jangan sampai ada temuan di mark up oleh panitia atau pihak lain. Semua bentuk pengeluaraan apapun harus benar-benar terbuka dan bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Menurutnya, jika nantinya ada temuan penyimpangan dana Pilkades terkait pengadaan logistik, aparat penegak hukum harus bertindak tegas.

”Sesuai Permendagri, anggaran digunakan itu ada dari APBD dan juga Dana Desa dan itu juga uang rakyat. Jangan sampai ada yang berani bermain dan jika ada maka penegak hukum harus menindak tegas,” jelasnya. Dia juga berharap, dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kutim dapat berjalan lancar dan kondusif serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Pascabanjir KPC-PMI-Dinkes-IDI Gelar Pengobatan Gratis

terpenting sesuai dengan harapan masyarakat yang hendak dicapai untuk pemerintahan desa ke depan,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.