Laga Grup A Fesbol, Tuan Rumah Berhasil Ungguli Kesebelasan Kutim

oleh -165 views
IMG 20221128 WA0000

BERAU – Pada penyisihan Grup A Festival Sepak Bola (Fesbol), Kesebelasan Kutai Timur (Kutim) harus akui keunggulan Tuan rumah Berau setelah mengalami kekalahan 0-1 di Stadion Mini Olimpik, minggu (27/11/2022) malam.

Di babak pertama kedua tim silih berganti melakukan serangan, namun di menit ke 29 pemain bernomor punggung 12 Yudi Yanuar berhasil membobol Gregorius Yotti, penjaga gawang Kutim. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pun bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Baca Juga :  Bazar Sangatta Fair Resmi di Buka, Bupati Minta Even Untuk UMKM dan Industri Kreatif Ini Bisa di Gelar Beberapa Tempat

Memasuki babak ke dua, Kutim semakin meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan, berbagai peluang diciptakan, namun hingga peluit dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan kedudukan tidak berubah 1-0 untuk keunggulan Berau.

Meski mengalami kekalahan di pertandingan perdana, peluang Kutim masih terbuka lebar asal bisa bisa mengalahkan Samarinda dan Kutai Kartanegara di partai selanjutnya.

Ketua Kontingen Kutim yang juga Wakil Bupati sekaligus Ketua Askab PSSI Kutim Kasmidi Bulang yang menyaksikan pertandingan ini usai berakhirnya pertandingan langsung turun ke lapangan untuk memberikan spirit dan motivasi kepada para pemain untuk memberikan semangat menghadapi laga krusial berikutnya.

Baca Juga :  Sangsel Terpilih Jadi Salah Satu Rol Model DP3 Oleh KPU Pusat - Bupati : Semoga jadi Contoh bagi Desa Lain

“Permainan kita sudah bagus dan menguasai jalannya pertandingan selanjutnya kita harus lebih ngotot, kekalahan ini bukanlah akhir. Pertandingan selanjutnya Kutim wajib menang,” kata Kasmidi membakar semangat para pemain.

Baca Juga :  Atlet Cabor Voli Pantai Kutim Berhasil Menuju Babak Berikutnya, Setelah Kalahkan Samarinda

Senada dengan Wabup Kasmidi Bulang, Sekretaris ASKAB PSSI Kutim Fandi Widiarto juga memberikan spirit kepada para pemain. Dirinya mengatakan di setiap waktu bahwa semua pertandingan adalah final, jadi wajar apabila kekalahan ini membuat semuanya bersedih, akan tetapi di pertandingan selanjutnya agar membalas dengan kemenangan.

“Besok kita balas, tumbuhkan mental bertanding dan mental pemenang. Harus lebih ngotot lagi,” pinta Fandi.