Ketua DPRD Kutim Hadiri Penutupan Turnamen Pemuda Pancasila di Desa Sepaso Selatan

oleh -133 views
Ketua DPRD Kutim Hadiri Penutupan Turnamen Pemuda Pancasila di Desa Sepaso Selatan
Ketua DPRD Kutim saat Hadiri Penutupan Turnamen Pemuda Pancasila di Desa Sepaso Selatan

BENGALONMasa depan bangsa ini, sudahlah pasti menjadi tanggung jawab generasi muda saat ini. Tentunya, untuk bisa terus membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar, diperlukan generasi, yang mempunyai tekad dengan pola berfikir yang positif.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos sesaat setelah menghadiri penutupan keseluruhan rangkaian turnamen Pemuda Pancasila Cup ke-12 di Gedung BPU Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon (09/11/2022).

“Dengan terbiasa berkegiatan yang positif, tentu saja generasi kita, diharapkan menjadi generasi tangguh, guna membawa masa depan bangsa ini ke arah yang lebih baik,” papar politisi Partai Persatuan Pembangunan ini.

Baca Juga :  Faizal Rachman: Kutim di Usia ke-24 Masih Belum Mencapai Kemandirian Fisik

Sebelumnya, Joni yang berkesempatan memberikan sambutan juga menyatakan apresiasi terhadap adanya turnamen olah raga yang dihelat Pemuda Pancasila Kecamatan Bengalon.

Joni mengatakan, ini adalah sebuah kegiatan yang sangat positif. Legislator yang menduduki kursi tertinggi Parlemen Kutim ini, berharap kegiatan serupa, bisa lebih rutin digelar, baik oleh Pemuda Pancasila, atau organisasi kepemudaan lain.

“Saya sangat berterima kasih, khususnya kepada Bapak Masdari Kidang, pastinya atas komunikasi yang baik beliau sebagai Pembina Pemuda Pancasila di Kecamatan Bengalon ini, acara ini dapat terlaksana dengan sukses,” ucap Joni, untuk Anggota DPRD Kutai Timur, Masdari Kidang yang turut hadir menutup turnamen.

Baca Juga :  Dua Tahun Tertunda, Komisi C Dukung Pengerjaan Jalan dari DPU

“Tentunya juga untuk seluruh Pemuda yang ada disini, saya juga sangat berterima kasih, atas segala bentuk sumbangsih dan partisipasinya,” lanjut Joni menambahkan.

Lebih jauh, Joni mengatakan, bahwa kegiatan seperti turnamen ini, merupakan salah satu cara menyibukkan diri yang baik. Hal tersebut dikatakan Joni, dapat menghindarkan para generasi muda, akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Arang Jau Resmi Dilantik Menjadi Ketua PDKT Kutim

“Menurut survey, penyebaran dan penyalahgunaan narkoba narkoba, kini paling tinggi terjadi di desa-desa,” ungkap Joni.

“Kalau di kota, mungkin karena banyak kegiatan, jadi sudah tidak terlalu,” lanjut ia.

Untuk itu, sekali lagi Joni mengatakan, kiranya kegiatan-kegiatan kepemudaan bisa lebih sering digelar, tujuannya, tentunya salah satunya membangun circle yang positif, sehingga diharap dapat menjauhkan generasi muda, khususnya generasi muda Kutai Timur dari bahaya penyalahgunaan narkoba.(Bk*1)