Joni, Berharap Peningkatan Infrastruktur Jalan Tahun 2023 Bisa Lebih Prioritas

oleh -156 views
Joni, Berharap Peningkatan Infrastruktur Jalan Tahun 2023 Bisa Lebih Prioritas
Ketua DPRD Kutim, Joni,S. Sos., Saat ditemui diruang kerjanya (14/11/2022). BERITA KUTIM.COM (Poto.vnt)

SANGATTA Peningkatan Inprastruktur jalan dan jembatan sering menjadi usulan dari tiap warga masyarakat di daerah -daerah pedalaman, hal ini tentunya juga berdampak pada penghasilan ekonomi di masyarakat tersebut.

“karena jalan itu lah yang menjadi satu-satunya jalan untuk menjual berbagai macam hasil pertanian mereka, Ujar Ketua DPRD Kutim, Joni, S. Sos., saat ditemui Diruang kerjanya. Pada Senin (14/11/2022)

Terutama peningkatan kualitas terhadap infrastruktur jalan. Bahkan tidak sedikit anggota DPRD Kutim yang meminta agar 2023 mendatang, fokus peningkatan infrastruktur jalan.

Baca Juga :  Fraksi Partai Demokrat, Pentingnya Prinsip Efektif dan Efisien Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

“Salah satunya jalan di kawasan pedalaman, yang menghubungkan antar desa, kecamatan hingga kabupaten,”imbuhnya.

Lanjutnya, Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Juga mengatakan, apalagi sekarang musim hujan, tentu kondisinya semakin tidak memungkinkan. Bahkan warga dari kecamatan-kecamatan di pedalaman melaporkan bahwa jalannya rusak parah.

“Makanya kita berharap, pada 2023 pemerintah fokus kepada infrastruktur yang prioritas. Kalau perlu dicari titik-titik yang benar-benar prioritas. Yang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Yan, Pemkab Bisa Maksimalkan Penyerapan Anggaran APBD-P

Kalau memang anggaran melebihi, bisa saja dialokasikan untuk program prioritas lainnya. Tapi, sekarang yang paling dibutuhkan masyarakat adalah infrastruktur jalan.

“Mau itu ditingkatkan dengan pengaspalan atau cor beton, yang jelas memang berdasarkan usulan dan harapan masyarakat,” terangnya.

Joni, Berharap Peningkatan Infrastruktur Jalan Tahun 2023 Bisa Lebih Prioritas

Kalau perlu, kata dia, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terjun ke lapangan. Sebab, jika hanya berdasarkan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrembang), bisa saja berbeda.

Baca Juga :  KADINKES MENGAKU, TIDAK TEMUKAN SIRUP DAN OBAT DI KUTIM YANG DITARIK PEREDARANNYA OLEH PEMERINTAH

“Karena kondisi jalan di pedalaman setiap waktu pasti ada perubahan. Terutama dengan kondisi curah hujan tinggi seperti saat ini,” terangnya.

Dia meyakini, pemerintah mengetahui hal tersebut. Apalagi sudah sering melakukan blusukan ke kawasan pedalaman, “Pasti tahu lah di mana saja titik jalan rusak yang perlu perhatian,” tutupnya. (Bk*1)