Bupati Ardiansyah Sampaikan Saran dan Usulan di Musrenbang Kaltim

oleh -26 Dilihat
icon berita etam 2

BERITA KUTIM. Samarinda – Bupati Kutai Timur (Kutim) berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dapat memperhatikan usualan bantuan keuangan Pemprov Kaltim kepada Pemerintah Kabupaten Kutim. Hal ini ditegaskan orang nomor satu di Kutim, saat menghadiri Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Kaltim dalam rangka penyusunan dokumen akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kaltim tahun 2023, di Pendopo Odah Etam, Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu (20/4/2022).

Lebih lanjut, dalam sesi penyampaian saran, usulan dan amsukan dari Pemerintah Kabupaten/Kota ini Ardiansyah menyebut, program penting dikerjakan di antara lain, pembangunan jaringan irigasi, pengendalian banjir, rekonstruksi jalan kabupaten/kota, penyediaan sarana da prasarana pariwiasta. Selain itu, suami dari Siti Robiah ini meminta Pemprov Kaltim juga dapat memperhatikan pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Untitled-1

Kemudian, dibidang Pendidikan adalah pembangunan ruang kelas baru untuk SMA/SMK, sebagaimana diketahui kewenangan dijenjang SMA/SMK merupakan kewenangan Pemprov Kaltim.

Baca Juga :  Jurnalis Kaltim Bukber Dengan Gus Muhaimin Iskandar

“Tak kalah penting adalah normalisasi Sungai Sangatta. Sebab seperti ketahui baru-baru ini terjadi banjir besar di Sangatta,” tuturnya.

Baca Juga :  Sangatta Utara Melonjak Menjadi Zona Merah

Lebih jauh Ardiansyah menyampaikan, Kabupaten menjadi salah satu daerah penyangga IKN (Ibu Kota Negara) nantinya. Untuk itu, ia berharap pembangunan sentral pemerintahan dan ekonomi, menjadi daya dukung semua pihak. Seperti peningkatan jalan poros regional, Lintas Trans Kalimantan melewati hingga ke Kalimantan Utara (Kaltara).

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga menyampaikan rencana pembangunan Sangkulirang Sail tahun 2024, sebagai upaya pengembangan pariwisata di Kutim. Untuk itu, ia memintah dukungan dari semua pihak, sebab wisata bahari di sangat banyak dan potensial untuk dikembangkan.

Baca Juga :  Hebat, Untuk Pertama Kalinya Kutim Raih Trophy Proklim Dari KLHK

Tak kalah penting, hal disampaikan Ardiansyah adalah usulan pengalihan status Bandara Tanjung Bara, di area tambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), agar menjadi bandara umum. Sebagai daya dukung peningkatan perekonomian di Kutim.