Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

oleh -1,053 views

BERITA KUTIM.SANGATTA – Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas. Bukan kali pertama negara tetangga mengklaim warisan budaya Indonesia. Kali ini, Malaysia mengklaim Reog dengan mendaftarkan ke UNESCO.

Menanggapi hal itu, paguyuban reog di Kutai Timur (Kutim) menolak keras dengan mengadakan aksi solidaritas di Folder Ilham Maulana, Sangatta. Jumat, (8/4/2022).

Baca Juga :  Atlet Angkat Besi Peraih Emas PON Papua Asal Kutim Diajukan Jadi CPNS

Ketua Paguyuban Reog Singo Lawu, Wahyu Winarko dan Paguyuban Margo Kencono, mengatakan, reog merupakan warisan budaya asli Indonesia.

“Kami dari paguyuban reog Kutai Timur hari ini melakukan aksi di Polder Sangata sebagai bentuk pernyataan kami bahwa reog merupakan warisan budaya asli Indonesia dari daerah Ponorogo,” tuturnya, saat ditemui awak media Kutimpost.com.

Baca Juga :  Penyaluran BLT UMKM Tahap 4 di Laksanakan, 1.500 Pelaku UMKM Kutim Terima Bantuan

Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

Aksi solidaritas tersebut sebagai wujud dukungan kepada pemerintah, agar segera melakukan upaya untuk mencegah negara lain yang mengklaim kebudayaan asli Indonesia, khususnya kesenian reog.

Baca Juga :  Dorong Pelaku Usaha Miliki Izin PIRT, TP PKK Kutim Gelar Bimtek Keamanan Pangan

“Kami sangat tidak setuju apabila ada negara lain yang mengakui atau mengklaim sebagai budaya mereka,” tandas Wahyu.