beritakutim.com, SANGATTA – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti di dalam Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi Sangatta, Minggu (03/05/2026), saat para jamaah haji 1447 H Tahun 2026 asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilepas menuju Tanah Suci. Tangis bahagia keluarga yang mengantar berpadu dengan lantunan doa, mengiringi langkah 170 jamaah yang akhirnya mewujudkan penantian panjang untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan didampingi Wakil Bupati Mahyunadi secara resmi melepas 170 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang turut di saksikan oleh undangan serta keluarga para calon jamaah haji yang mengantar dengan penuh haru dan doa.
Bupati Ardiansyah menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan mendalam kepada para calon jamaah haji agar menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.
“Perjalanan haji adalah panggilan mulia yang dinanti dalam waktu panjang. Ada yang menunggu hingga belasan tahun, bahkan lebih. Maka manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, luruskan niat, dan jaga kesabaran selama menjalankan ibadah,” ujarnya.
Kemudian dirinya juga menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya menuntut kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. Jamaah diminta untuk menghindari perdebatan, menjaga perilaku, serta memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jagalah sikap selama berhaji. Hindari perbuatan yang tidak bermanfaat, perdebatan, dan hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah. Perbanyak doa di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, dan Raudhah,” pesan Bupati Ardiansyah yang di ketahui sudah 2 kali berangkat Haji.

Bupati Ardiansyah juga mengajak para jamaah untuk turut mendoakan daerah dan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Kutai Timur agar senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai musibah.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, kami mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kutai Timur, Norhadi, menjelaskan bahwa total jamaah yang diberangkatkan berjumlah 176 orang. Rinciannya terdiri dari 170 jamaah haji reguler, empat petugas kloter, dan dua petugas haji daerah.
Para jamaah diberangkatkan menuju Embarkasi Batakan, Balikpapan, menggunakan empat unit bus, didukung dua truk pengangkut koper, satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan, serta pengawalan dari aparat terkait.
“Seluruh fasilitas telah kami siapkan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah selama proses pemberangkatan hingga tiba di embarkasi,” jelas Norhadi.
Suasana haru menyelimuti keberangkatan, saat keluarga melepas para jamaah dengan doa dan harapan agar kembali dalam keadaan sehat serta meraih haji yang mabrur. (BK 2)







