Status PPKM Kutim Turun ke Level 3, Pemkab Siap – Siap Gelar PTM

oleh -
WhatsApp Image 2021 09 07 at 20.23.45
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Saat Diwawancarai awak media usai Rapat Evaluasi PPKM Ke 15, di Kantor BPBD Kabupaten kutai Timur, Pada (07/09/2021) BERITA KUTIM.COM. Poto. IVN

.Com, SANGATTA – Satuan Tugas (Satgas) menggelar rapat evaluasi ke 15 status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kutai Timur (Kutim). Statusnya turun dari Level 4 menjadi Level 3, pada Selasa (07/9/2021) siang.

Rapat dilaksanakan di kantor BPBD tersebut dipimpin Bupati Kutim, dan diikuti Forkompinda. Ardiansyah Sulaiman mengatakan masyarakat patut bersyukur dengan keluarnya kabupaten Kutim dari PPKM Level 4. “Alhamdulillah Kutim sudah keluar dari PPKM Level 4, meski masih di level 3,” katanya.

Baca Juga :  Ery, TIK Merupakan Interkoneksi antar Teknologi Yang Saling Berhubungan

Ia pun menjelaskan perbedaan antara PPKM Level 4 dengan level 3, dimana sejumlah tempat, baik untuk ibadah dan hiburan malam serta sekolah diperbolehkan beraktivitas dengan maksimal 50 persen untuk kawasan PPKM Level 3.

Dalam hal ini Ardiansyah mengatakan, pada beberapa daerah dengan tingkat PPKM level 3 mereka tidak langsung sekolah. Tetapi tetap mengunakan aturan ketat yang diberlakukan pemerintah. Tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. “Tetapi tetap saja, kita antisipasi dengan aturan yang diberlakukan pemerintah sebelumnya, saat PPKM Level 4,” ungkapnya.

Baca Juga :  Robot Knalpot Jadi Monumen di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 Polres Kutim

Kemudian untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) nantinya Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan semua untuk melakukan persiapan PTM tersebut. Selain itu, pos penyekatan awalnya berada di pintu masuk Sangatta kilometer (Km) 1 pun ditiadakan.

“Iya jadi pos penyekatan dipintu masuk itu ditiadakan, namun operasi yustisi tetap berjalan setiap hari seperti biasanya,” pungkasnya.

Baca Juga :  PPP Kutim Sambangi Gedung Senayan

Sementara Itu Wakil Bupati Kutim, menyampaikan, untuk sekolah tatap muka sudah dibolehkan dalam PPKM level 3 ini. Meskipun hanya 50 persen saja diperbolehkan dahulu dan untuk gurunya wajib divaksin.

“Untuk anak usia 12 sampai 17 itu sudah wajib divaksin, jadi anak dibawah 12 tahun masih bisa untuk tatap muka. Akan tetapi untuk pelaksaanya masih kita akan atur nanti tentunya kita akan koordinasikan lagi,” ujarnya. (IVN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.