Satlantas Polres Kutim Lakukan Penyelidikan atas Tragedi Dump Truck Ambruk di Sangatta

oleh -1,108 views

Beritakutim.com, SANGATTA – Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Timur (Kutim) tengah melakukan penyelidikan atas insiden ambruknya sebuah dump truck yang sedang diperbaiki di Jalan Yos Sudarso II, tepatnya di depan LA Cell, Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (17/06/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang mekanik meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, dump truck bernomor polisi KT-88xx-VF sebelumnya mengalami kerusakan pada sumbu roda sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa berhenti di lajur kanan jalan sebelum Simpang Surya Graha.

Sekitar pukul 16.30 WITA, tiga orang yakni J (37), S (25), dan Y (30) melakukan perbaikan pada bagian bawah kendaraan dengan menggunakan dongkrak sebagai penopang beban truk. Namun saat proses perbaikan berlangsung, dongkrak yang digunakan diduga tidak mampu lagi menahan beban kendaraan setelah menopang dalam waktu cukup lama.

Baca Juga :  Mantan Camat Busang DR.Impung Anyeq, S.Sos,MAP Terjun ke Politik, Akan Calonkan Diri Jadi Caleg

Akibatnya, badan dump truck kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke arah trotoar sebelah kanan hingga menimpa tiang lampu penerangan jalan. Pada saat bersamaan, S yang berada di bawah kendaraan tertimpa badan truk dan mengalami benturan pada bagian dada kanan akibat terkena spakbor ban belakang sebelah kanan.

Sementara itu, Y mengalami luka berupa pembengkakan pada kaki kiri bagian bawah mata kaki. Adapun J berhasil menyelamatkan diri dengan merangkak keluar dari kolong kendaraan beberapa saat sebelum dump truck terjatuh sehingga tidak mengalami luka.

Korban S segera dievakuasi ke Rumah Sakit PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan korban Y menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

Baca Juga :  Polres Kutim Gelar Apel Operasi Ketupat 2022

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kasat Lantas AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para saksi, mengamankan barang bukti serta melaksanakan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, kami juga telah melakukan permintaan Visum et Repertum terhadap korban,” ujar AKP Rezky.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden tersebut diduga terjadi akibat dongkrak yang tidak mampu menahan beban kendaraan dalam waktu yang lama saat proses perbaikan kendaraan berlangsung.

Baca Juga :  Kadis TPHD Kutim : Jelang Idul Fitri Ketersediaan Daging dan Telur Aman

“Kami mengimbau kepada masyarakat maupun pelaku usaha transportasi agar selalu mengutamakan standar keselamatan kerja saat melakukan perbaikan kendaraan, terutama kendaraan berat. Pastikan alat penopang dalam kondisi layak dan gunakan sistem pengaman tambahan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.

Dari peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kutai Timur masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh faktor yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut.