Satu Bulan Pasca di Buka, PTMT Hingga Kini Masih Aman

oleh -
WhatsApp Image 2021 11 17 at 23.47.39
POTO. ilustrasi suasana PTM

BERITA KUTIM, SANGATTA – Satu Bulan Pasca di Buka, PTMT Hingga Kini Masih Aman. Dua bulan pasca dibukanya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 20 Sepetember 2021 lalu hingga kini masih terpantau aman.

Dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Syahrir melalui Kepala Bidang SMP Muhammad Ilham, jika saat ini PTMT justru dikabarkan tetap aman.

Pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) seperti sudah terbiasa menjalani protokol kesehatan (Prokes) di sekolah.

Baca Juga :  Beasiswa Kutim Tuntas Masih Tunggu Proses

“Alhamdulillah hingga kini masih pantau aman saja. Anak-anak juga kayanya sudah terbiasa dengan prokes telah ada sejak awal dibukanya PTMT,” ucap pria yang akrab disapa Ilham ini, Rabu (17/11/2021).

Menurut pengakuan Ilham, hingga kini belum ada temuan kasus atau klaster sekolah sejak awal dibukanya PTMT ini. Hal tersebut ia utarakan lantaran tiap pekannya tim dari Disidik selalu melakukan survey lapangan.

mana, tim tersebut bertugas untuk mengontrol tiap kedisiplinan terhadap prokes di sekolah-sekolah. Menurut data yang di sampaikan, pelaksanaa PTMT di Kabupaten sudah 100 persen.

Baca Juga :  Pengurus DPD KNPI Kutim Periode 2021-2024 Resmi Dilantik

“Untuk saat ini sudah 100 persen dan syukurnya ada kasus sama sekali untuk covid-19,” jelasnya.

Satu Bulan Pasca di Buka, PTMT Hingga Kini Masih Aman

Dilanjutkannya, Ilham menyampaikan jika pihaknya juga terus berkoordinasi dengan satgas sekolah terkait pengontrolan. Mulai dari kedisiplinan Prokes hingga penerapan kurikulum darurat.

Tak sampai demikian, nyatanya pelaksanaan PTMT ini mendapatkan respon baik, tidak hanya bagi guru, namun juga orang tua murid yang kerap kali meminta PTMT dilaksanakan 100 persen.

Baca Juga :  Warga Miskin di Kutim Akan di Data Ulang

“Orang tua murid ini banyak sudah meminta untuk melangsungkan sampai 100 persen. Kalau saat ini kan hanya satu Minggu dua kali, itupun waktunya sangat sebentar,” bebernya.

Namun Ilham selalu menerangkan jika saat ini keputusan masih pada pemerintah pusat dan bergantung pada status PPKM disandang pada level-2.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.