Joni Hadiri Panen Raya Semangka Poktan Lestari Mandiri Jaya

oleh -406 views
joni panen semangka

Sangatta –  Selain perkebunan sawit, budidaya semangka menjadi salah satu komoditi yang saat ini menjadi fokus kelompok tani di Kecamatan rantau pulung. Terbukti, dari hasil panen raya semangka oleh Kelompok Tani (Poktan) Lestari Mandiri Jaya asal Desa Manunggal Jaya Kecamatan Rantau Pulung, bisa menghasilkan 75 ton dalam sekali panen.

Nampak hadir dalam acara panen tersebut Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Joni, serta unsur Forkopimda lainnya.

Baca Juga :  DPRD Kutim Ikuti BimtekNas Bersama KPK

Sebelumnya, Kepala Dinas TPHP Kutim, Dyah Retnoningrum, menyebut, potensi yang di hasilkan dari buah semanggka yang di tanam di lahan seluas 3 hektare mencapai 75 ton dalam sekali panen, dengan asumsi rata-rata dalam 1 hektare mampu menghasilkan 25 ton buah semangka.

“1 kilogramnya di jual Rp 7 ribu kalau kita kalikan 75 ton dalam sekali panen, berarti para petani mampu menghasilkan keuntungan sebesar Rp 525 juta.” Ujarnya.

Baca Juga :  FLS2N 2023, SDN 004 Desa Suka Rahmat Berhasil Raih Juara Umum

Sementara itu, Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Joni, berharap pengembangan komoditi semangka yang di lakukan oleh para poktan Lestari Mandiri Jaya bisa terus di kembangkan, agar mampu memenuhi kebutuhan di pasaran, khusunya di Kutim.

“Yah, saya berharap tidak hanya Poktan ini saja (Lestari Mandiri Jaya) saja, yang membudidayaka buah, ini dan kalau bisa di tiap kecamatan minimal ada 1 Poktan atau maysarakat yang berkebun semangka, saya yakin itu sudah cukup untuk memenuhi permintaan pasar,” ujar Joni kepada awak media, Selasa (22/05/2023).

Baca Juga :  Paripurna Ke-16 DPRD Kutim, Fraksi Demokrat Menyarankan OPD Terus Bekerja Optimal Dalam Membangun Kutai Timur

Selain itu, Joni juga berharap agar pemerintah juga terus memberikan perhatian kepada para petani, dengan mengintensifkan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendampingi dan memberikan edukasi kepada para petani agar produktifitas hasil pertanian semakin meningkat.

“Mereka (PPL) harus jadi garda terdepan untuk membantu para petani agar terus bisa memaksimalkan hasil pertanian di Kutim,” pungkasnya.(bk)