Wakil Bupati Kutim Hadiri Pelepasan Siswa MTs Insan Cendekia

oleh -482 views
Tanpa judul Sampul Facebook Siaran Pers A4 3 780x470 1

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, menghadiri acara pelepasan siswa MTs Insan Cendekia di BPU Kecamatan Sangatta Utara. Dalam kesempatan ini, Kasmidi Bulang menyampaikan betapa pentingnya pendidikan dalam kelanjutan pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus dilakukan.

Pemerintah Daerah, khususnya Kutai Timur, tengah berupaya keras untuk meningkatkan mutu pendidikan. Upaya ini mencakup peningkatan fasilitas pendidikan dan pengembangan kualitas tenaga pendidik, sehingga daerah ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan Kutai Timur.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutai Timur Soroti Proyek Tanpa Kontrol Harga Perkiraan Sendiri

“Kita harus mulai sekarang mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul. Generasi ini tidak boleh kehilangan kesempatan. Dalam upaya membangun kabupaten ini, kita tak perlu lagi mengandalkan tenaga dari luar, karena kita memiliki sarjana-sarjana hebat yang merupakan anak-anak asli Kutim. Inilah yang sedang kita persiapkan untuk masa depan yang lebih baik.” ucap Kasmidi bulang, Kamis (04/5/2023).

Baca Juga :  Kalahkan Sangkulirang FC, Sangatta Utara Rebut Gelar Juara Bupati Cup 2023 dengan Skor 1-0

Kasmidi meminta kepada para siswa untuk mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dalam hal keahlian maupun keterampilan, agar mereka dapat memiliki posisi pekerjaan yang baik di masa depan.

“Kekurangan kita saat ini adalah masih minimnya skill dan kurangnya kemampuan kita dalam membangun sumber daya manusia. Hal ini juga menjadi fokus kami sebagai Pemerintah Daerah untuk kita perbaiki,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wabup Kasmidi Kembali Serahkan Bantuan Mobil Ambulance untuk Tiga Desa

Kasmidi Bulang menyatakan bahwa saat ini banyak perusahaan di berbagai sektor, termasuk di Kutai Timur, cenderung melakukan rekrutmen tenaga kerja secara online. Meskipun metode ini memiliki keuntungan dalam efisiensi dan kemudahan proses, namun juga dapat menjadi hambatan bagi pencari kerja lokal yang belum terbiasa atau tidak memiliki akses sepenuhnya terhadap teknologi digital.(bk)