Wabup Kasmidi : Tidak Semua Program Dapat Dicover oleh APBD Kutim

oleh -375 views
988b1678 0984 4920 881f 2998d93fd844

SANGATTA – Wakil Bupati (Wabup) sekaligus Ketua Badan Pelaksana MHS-CSR Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang mengaku bahwa kegiatan CSR Ghatering baru-baru ini sudah dilaksanakan selama dua hari di Ballroom Hotel Mercure Samarinda.

Dirinya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghimpun laporan kegiatan dan merencanakan program-program CSR ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang program nasional dari pemerintah dan mengisi formulir untuk menjadi kegiatan komitmen Pemkab hingga tingkat nasional.

“Karena perusahaan juga harus melaporkan kegiatannya, apa yang dia lakukan dan apa yang sudah ia rencanakan itu lah tujuannya,” ujar Kasmidi, Selasa (01/8/2023).

Baca Juga :  DPRD Kutim Berikan Apresiasi Terhadap Pemkab Kutim atas Pembuatan Perda Bantuan Hukum

Kasmidi Bulang menjelaskan bahwa pihaknya telah menghimpun program CSR yang tepat sasaran. Setiap perusahaan diminta melaporkan kegiatan yang telah dilakukan dan yang direncanakan.

“Apa yang mereka bangun itu benar-benar secara prioritas yang dibutuhkan di ring satu, dimana perusahaan itu berada,” katanya.

Menurut Kasmidi, dengan banyaknya persoalan dan kegiatan, tidak semua program dapat dicover oleh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kutim. Beberapa program tersebut mungkin tidak tercakup dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), tetapi masih menjadi prioritas. Oleh karena itu, pihaknya mendukung perusahaan untuk mengarahkan program CSR mereka ke wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga :  Tahun Ini Pemkab Kutim Mulai Pembangunan Irigasi di Empat Kecamatan

Infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama dalam program CSR. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan, pendidikan, hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus program CSR yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutim.

Selain itu juga, Kasmidi mengaku bahwa PT Kaltim Prima Coal (KPC) Sangatta sudah banyak mengirim generasi muda yang ada di Kutim untuk mengikuti pelatihan terkait pengembangan SDM.

Baca Juga :  DPRD Sepakat Panggil Pemerintah untuk Menjelaskan Penyebab Serapan APBD 2023 Kutim Masih Rendah

Selainjutnya, dirinya menyampaikan bahwa PT PAMA Persada Nusantara Sangatta akan membuka pelatihan bagi anak-anak muda lokal (Kutim) khususnya, kurang lebih sekitar 200 orang.

“InsyaAllah nanti di awal bulan Agustus 2023 sudah memulai kegiatan itu,” ungkap Wabup Kasmidi.

Terkait pelaporan program CSR, Kasmidi menyatakan bahwa pandangan yang beragam harus dipertimbangkan. Program-program yang sudah dilaporkan ke tingkat pusat oleh perusahaan juga tetap diakui dan dihargai.(bk)