Pemkab Kutim Siap Mekarkan Desa Sidrap Kecamatan Teluk Pandan

oleh -597 views
Screenshot 2022 11 11 19 16 58 21 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

SANGATTA – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim Jumeah menyampaikan, bahwa Capil dan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman sudah melakukan kunjungan dan silahturahmi dengan warga Kampung Sidrap terkait wacana pemekaran Desa Sidrap di Kecamatan Teluk Pandan.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab menyampaikan niat menjadikan Kampung Sidrap menjadi desa defenitif, guna mempermudah pelayanan dan perbaikan infrastruktur di kampung tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutai Timur Kunjungi dan Salurkan Bantuan Pupuk Pertanian ke Kelompok Tani Semangka Jaya

“Namun pemekaran tersebut harus memenuhi syarat minimal jumlah penduduk 1.500 jiwa merupakan warga Kutim,” ujar Jumeah.

Menurutnya, acana ini menjadi dilema, lantaran sebagian dari warga Kampung Sidrap di Desa Martadinata merupakan warga Kota Bontang yang menetap dalam kawasan wilayah Kutim.

Baca Juga :  Paripurna ke 18, Hj Fitriyani Menyampaikan Pandangan Umum Fraksi PPP

“Masyarakat semua merespon dengan baik, mereka terima untuk pemekaran. Tapi ada syarat ber-KTP Kutim,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, Pemkab Kutim tidak memaksa untuk masyarakat Kampung Sidrap melakukan perubahan KTP, sebab jika dipaksakan akan melanggar ketentuan hak asasi manusia (HAM).

Baca Juga :  Wabup Kasmidi Apresiasi Dispora dan Afkab Terkait Seminar dan LOTG Coaching Clinic

“Kita tidak memaksa, tapi kami Dukcapil siap memberikan pelayanan di lapangan, tapi harus dipastikan jumlah RT-nya dan jumlah penduduk yang siap pindah,” sambungnya.

“Kami selalu siap memberikan pelayanan, tapi desa setempat harus koordinasi dengan warga sekitar. Seperti kunjungan kemarin kami melayani 40 pindah penduduk,” pungkasnya.(Bk)