Minta Tiru Kecamatan Kaubun, Bupati Minta Dinkop Tak Hanya Fikirkan Anggaran

oleh -

BERITA KUTIM.COM. SANGATTA – Saat ini Koperasi hanyalah merupakan badan usaha dimiliki serta dikelola para anggotanya. Namun dalam pengertian lain dari koperasi adalah usaha bersama guna memperbaiki atau meningkatkan kehidupan atau taraf ekonomi berlandaskan asas tolong menolong.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah, Darsafani. Ia menyampaikan bahwa salah satu cara meningkatkan perekonomian melalui koperasi di Kutai Timur (Kutim) ialah membenahi tiap masalah ada seperti, operasional yang sudah mulai tua, dan anggaran yang sedikit untuk Dinas Koperasi.

Dalam hal ini juga Pemkab Kutim melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kutim, tentunya ingin meningkatkan per ekonomian ada melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah tersebut.

Baca Juga :  Terima Bantuan Covid-19 dari PT Indexim, Kadinkes Kutim Sarankan untuk Percepatan Capaian Vaksinasi

“Mungkin kedepannya untuk meningkatkan perekonomian ada dikutim, saya harap kita harus banyak berbenah, mungkin kita bisa mulai dari operasional yang ada dan penambahan anggaran untuk berjalannya koperasi-koperasi yang ada di Kutim, tentunya untuk kemajuan perekonomian” ucapnya, Minggu (21/11/2021).

Minta Tiru Kecamatan Kaubun, Bupati Minta Dinkop Tak Hanya Fikirkan Anggaran

Dapat dipahami bahwasanya koprasi merupakan satu elemen penting dalam peningkatan ekonomi bangsa, bisa dilihat bagaimana koperasi menjalani setiap kebijakan ada dengan asas kekeluargaan yang tidak memberatkan anggotanya.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Genjot Universal Health Coverage (UHC) Pada BPJS 2021 Bisa Tercapai

Dilain kesempatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, mengatakan jika anggaran diberikan sesuai dengan ketentuan yang ada, kedepan mungkin akan ditela’ah kembali untuk peningkatan anggaran yang diinginkan, terkait operasional seperti kendaraan. Ia mengungkapkan masih ada hal yang harus diselesaikan terkait hal tersebut.

“Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa bukan kami pemerintah tidak ingin menambahkan, tapi itu memang sudah ketentuan ada dan disepakati, mungkin kedepan akan kita coba untuk baikan lagi,” bebernya.

Namun, tentu dengan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kendaraan mungkin saat ini belum bisa, lantaranada beberapa regulasi memang belum membolehkan untuk hal tersebut.

Baca Juga :  PHBI Kutim Akan Gelar Pawai Takbir Keliling dan Lomba Kendaraan Hias

Ia juga menambahkan, bahwa koperasi-koperasi di Kutim jangan hanya memikirkan hal tersebut. Karena ia ingin bagaimana Kecamatan-Kecamatan lain, meniru Kecamatan Kaubun mampu

mengekspor beberapa hasil perkebunannya, dengan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) ada melalui Dinas Koperasi.

“Saya ingin jangan hal itu saja yang disoroti, coba kecamatan lain mencontoh Kecamatan Kaubun yang sudah mampu mengekspor hasil bumi nya, dengan memberdayakan SDM yang ada disana, saya harap dinas Koperasi dan kecamatan-kecamatan lain mencontoh hal tersebut” Ujarnya. (Adv)