Ketua Yayasan STIPER Kutai Timur Gelar Rakor dengan Bupati Terkait Akhir Masa Jabatan

oleh -508 views
IMG 20230714 WA0036 scaled 1 e1689881852750

Sangatta – Kamis, 13 Juli 2023, Ketua yayasan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Suprihanto beserta rombongan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman terkait akan berakhirnya masa jabatan Ketua yayasan STIPER Kutim periode 2019-2023.

Rakor tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Kutim, Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Kutim. Tujuan kunjungan ini adalah untuk melaporkan kepada Bupati Kutim selaku pembina bahwa masa jabatannya akan segera berakhir dan meminta arahan lebih lanjut mengenai prosedur dan aturan yang harus diikuti.

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan Kutim Berhasil Membangun Empat Lumbung Padi dan Lantai Jemur

“Kunjungan hari ini memang berkaitan dengan proses pemilihan Ketua STIPER karena masa jabatannya akan habis di akhir Juli ini,” ucap Suprihanto.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemilihan Ketua yayasan STIPER untuk periode 2023-2027 saat ini sedang berlangsung. Dirinya berharap, pada akhir bulan juli ini proses pemilihan ketua yayasan sudah menghasilkan ketua yayasan yang baru.

“Kami harap pada akhir bulan Juli ini, proses pemilihan sudah menghasilkan ketua yayasan yang baru,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman juga menjelaskan bahwa tujuan kunjungan Ketua Yayasan STIPER adalah untuk membahas masa jabatan ketua yayasan yang akan berakhir pada tanggal 30 Juli 2023.

Baca Juga :  Rapat dengar pendapat Forum RT sekecamatan sangatta utara

“Tadi saya meminta pihak yayasan untuk segera berkomunikasi dengan Universitas Mulawarman (Unmul) mengenai mekanisme selanjutnya,” ucap Bupati Ardiansyah.

Dirinya juga menyampaikan bahwa senat STIPER telah melakukan rapat dan memberikan kesempatan kepada calon untuk mendaftar sebagai ketua STIPER. Namun, dari 8 orang yang memiliki gelar S3 atau doktor di STIPER, belum ada yang memenuhi syarat dan berani mendaftar untuk posisi tersebut.

Baca Juga :  Tanggapan Hepnie Terkait Pembangunan Pabrik Methanol di Kutai Timur

“Maka dari itu, saya meminta ketua yayasan untuk didampingi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bagian Kepala Seksi Kesejahteraan (KESRA) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk segera berkomunikasi dengan pihak rektor Unmul terkait hal ini,” ungkapnya.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa kebutuhan untuk Ketua STIPER yang baru harus segera dipenuhi, karena masa jabatan sekarang akan segera berakhir dan pengisian posisi ini berkaitan dengan pihak Universitas Mulawarman.(bk)