Indonesia Fashion Week 2023, Kutim Tampilkan Tenun Rakat

oleh -172 views
IMG 20230225 175402

JAKARTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) kembali mengikuti ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2023 di JCC, Senayan, Jakarta.

Acara diawali dengan pagelaran Tari Lewai Hemut. Tarian tersebut mendapat respon yang sangat positif dari para tamu undangan yang hadir di stage fashion IFW 2023.

Dilanjutkan dengan fashion show koleksi dari desainer pertama yakni Lia Afif yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kutai Timur. Koleksi Lia Afif membawa banyak warna netral seperti cokelat dan putih dengan permainan pola potongan kain yang unik.

Baca Juga :  Gebyar Semarak Kemerdekaan RI ke 77 di Mako Lanal Sangatta Berlangsung Meriah

Ditemui usai gelaran acara, Sekretaris Dinas Pariwisata Kutai Timur Hj Tirah Satriani yang hadir secara langsung pada Jum’at (24/2/2023) mengatakan, untuk tahun ini mengangkat tenun rakat Kabupaten Kutai Timur.

“Untuk tenun rakat, kami telah melakukan launching di Korea dan pada hari ini di IFW 2023,” kata Tira Satriani Bahar di lansir dari G-Priority.co.id

Sekretaris Dinas Pariwisata Kutai Timur Hj Tirah Satriani (Kanan),  bersama Desainer Lia Afif

Tenun rakat merupakan hasil kolaborasi antara Tira Satriani Bahar dengan mantan Bupati Kutim Awang Faroek. “Saya desain langsung dan memberikannya kepada pengrajin yang ada di Kutim,” kata ia

Baca Juga :  Batik Wakaroros Tampil di Ajang Indonesia Fashion Week 2022 » Berita Kutim » Berita Kutim

Tirah juga menjelaskan saat Awang Faroek masih menjabat sebagai bupati memberikan desain ini kepada pengrajin, tetapi karena SDM-nya kurang maka belum bisa diaplikasikan.

“Itulah yang melatarbelakangi saya untuk membuat desainnya dan segera diaplikasikan,” tutur istri dari Wabup Kutim Kasmidi Bulang.

Yang menjadi keunggulan dari tenun rakat adalah motifnya tidak pernah putus. Seperti dituturkan Tira Satriani Bahar, rakat memiliki arti kerja sama dan saling membantu. “Di Kutim terdiri dari berbagai suku bangsa. Namun sama-sama serta bahu membahu membangun Kutim untuk semakin maju,” jelas Tira Satriani Bahar.

Baca Juga :  Pansus Ketenagakerjaan Minta Perpanjangan Waktu Selama Satu Bulan » Berita Kutim

Mengenai harga? Tira menjelaskan dikenakan sebesar Rp.1.800.000. Harga yang sangat sesuai mengingat proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih satu bulan. Untuk mendapatkannya harus memesan terlebih dahulu dikarenakan banyak sekali permintaan termasuk dari sang desainer Lia Afif.Bcl

Mengakhiri perbincangan, Tira mengatakan Dinas Pariwisata memiliki ekonomi kreatif lebih dari 17 sub sektor termasuk fashion yang diangkat sekarang. Harapannya bisa memacu para pelaku UMKM terutama di bidang Fashion agar lebih maju dan terus berkembang. (*/Bcl.Foto: Bcl)