Diskop dan UKM Kutim Gelar Pelatihan Koperasi dan UMKM

oleh -541 views
diskop umkm

BENGALON – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha, Kecil dan Menengah (Diskop dan UKM) mengadakan pelatihan bagi Koperasi dan para pelaku UMKM yang ada di Kutim. Kegiatan tersebut dilaksanakan agar dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dan meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim)

“Kegiatan Diskop dan UKM Kutim ini punya rangkaian kegiatan, yaitu mengadakan pelatihan Kopearsi dan UMKM. Yang dilatih berkat suport dari Bupati adalah 30 angkatan, bagi UMKM dan Koperasi. Sebanyak 20 angkatan untuk koperasi dan 10 angkatan untuk UMKM,” ucap Darsafani, Selasa (25/4/2023) pada pembukaan Bazar Promosi UMKM Roadshow yang dibuka resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Pantai Sekerat, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon .

Baca Juga :  Komisi C Menuju ke DPR RI Minta Pendanaan APBN Untuk Perbaikan Jalan di Kutim

Seperti yang disampaikan Kepala Diskop dan UKM Kutim Darsafani, bahwa kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh pihaknya adalah kegiatan yang berkelanjutan.

Setelah melakukan pelatihan, sambung Darsafani, kelanjutannya adalah melakukan studi tiru ke daerah lain, bagaimana UMKM bisa meningkat. Kemudian, dilakukan kurasi terhadap hasil produk yang akan diekspor nantinya.

“Dan itu yang akan dilakukan oleh Genpro. Terakhir kita akan mendatangkan investor untuk mengevaluasi produk-produk yang bakal diespor. Selanjutkan juga akan melaksanakan Forum Diskusi Daerah, dan UMKM, instansi terkait juga bakal kita undng,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, Diskop dan UKM Kutim tidak hanya memberikan pelatihan-pelatihan, tetapi juga memberikan bantuan kepada pelaku UMKM serta memberikan bantuan anggaran finasial agar UMKM bisa maju setelah mengahapi covid-19 dalam dua tahun terakhir ini.

Baca Juga :  35 Warga Kongbeng dan Wahau Terima Dokumen Kependudukan Hasil Putusan Pengadilan Agama

“Inilah evaluasi-evaluasi yang akan kita lakukan selam ini agar kedepannya UMKM bisa mandiri. Kami tidak akan terus menerus memberikan bantuan, terapi UMKM harus bisa mandiri kedepannya,” papar Darsafani.

Selain, dirinya berharap Disperindag agar dapat membantu UMKM untuk masuk di pasar global. Sebab, tidak bisa dibantu jika tidak ada suport dari SKPD yang memiliki kewenagan.

“Itu yang dapat kami laukan selama ini. InsyahAllah ke depannya UMKM bisa mandiri, koperasi juga meningkat. Karena tahun 2023 ini kami akan mendorong koperasi menajdi koperasi modern ke depannya. Koperasi yang bersifat digital, bukan hanya UMKM yang kami dorong tetapi koperasi pun kami dorong,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satpol PP Kutim Amankan Satu Pasangan Tanpa Identitas di Salah Satu Penginapan

Lebih jauh Darsafani berharap, koperasi yang ada di Desa Sekerat itu bisa mengelola objek-objek wisata yang ada. Dia menuturkan, bahwa pihaknya akan terus mendorong dan membantu dalam hal-hal yang dibutuhkan oleh koperasi.

“Untuk selanjutnya acara bazar UMKM di titik ke 5 akan kita laksanakan di Kecamatan Muara Wahau, Desa Nehas Liah Bing pada tanggal 29 akan dibuka. Saya berharap UMKM disana bisa berkolaborasi,” tutupnya. (Bk)