Ramadhani Sangsikan Angka Stunting di Kutim

oleh -1,214 views

SANGATTA- Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ramadhani, menyangsikan jumlah angka stunting yang dikeluarkan oleh BKKBN kepada Kutim yang mencapai 27,5 persen, menurutnya pemerintah daerah harus bertanggung jawab untuk memastikan kebenaran terkait data tersebut.

Baca Juga :  Hari Pertama, Pengobatan Pascabanjir dan Vaksinasi di Ikuti 790 Orang

“Meraka (pemerintah) harus datang ke Provinsi tanyakan dasar nilai segini (27,5 persen) itu apa, cari solusinya, ” ujarnya Senin (25/7/2022).

Disisi lain, dirinya juga meminta agar pemerintah bisa lebih serius dan fokus untuk menangani permasalahan gizi buruk yang mengakibatkan gagal tumbuh anak tersebut, dengan melibatkan semua pihak termasuk peran swasta yang ada di Kutim.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Perpajakan Melalui Digitalisasi Pembayaran Pajak

“Selain itu, OPD terkait juga perlu didorong agar mampu terus bekerja secara maksimal untuk menurunkan angka stunting salah satunya dengan dukungan anggaran yang cukup,” terangnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis oleh BKKBN Kutim menempati posisi pertama di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan jumlah angka stunting sebesar 27,5 persen disusul Kabupaten Penajam Paser Utara 27,3 persen dan posisi ketiga Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 26,4 persen. (G-S08)

Baca Juga :  Musrenbang Kaltim, Bupati Kutim Sampaikan Saran dan Usulan