Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

oleh -1,172 views

BERITA KUTIM.SANGATTA – Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas. Bukan kali pertama negara tetangga mengklaim warisan budaya Indonesia. Kali ini, Malaysia mengklaim Reog dengan mendaftarkan ke UNESCO.

Menanggapi hal itu, paguyuban reog di Kutai Timur (Kutim) menolak keras dengan mengadakan aksi solidaritas di Folder Ilham Maulana, Sangatta. Jumat, (8/4/2022).

Baca Juga :  Kapolda Kaltim dan Pemkab Kutim Distribusikan 1.800 Paket Sembako Untuk 18 Kecamatan

Ketua Paguyuban Reog Singo Lawu, Wahyu Winarko dan Paguyuban Margo Kencono, mengatakan, reog merupakan warisan budaya asli Indonesia.

“Kami dari paguyuban reog Kutai Timur hari ini melakukan aksi di Polder Sangata sebagai bentuk pernyataan kami bahwa reog merupakan warisan budaya asli Indonesia dari daerah Ponorogo,” tuturnya, saat ditemui awak media Kutimpost.com.

Baca Juga :  Yan, Berharap Ada Pengangkatan P3K serta Kenaikan Insentif P3K dan TK2D

Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

Aksi solidaritas tersebut sebagai wujud dukungan kepada pemerintah, agar segera melakukan upaya untuk mencegah negara lain yang mengklaim kebudayaan asli Indonesia, khususnya kesenian reog.

Baca Juga :  Warga Miskin di Kutim Akan di Data Ulang

“Kami sangat tidak setuju apabila ada negara lain yang mengakui atau mengklaim sebagai budaya mereka,” tandas Wahyu.