Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

oleh -564 views
Tolak Klaim Malaysia Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

BERITA KUTIM.SANGATTA – Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas. Bukan kali pertama negara tetangga mengklaim warisan budaya Indonesia. Kali ini, Malaysia mengklaim Reog dengan mendaftarkan ke UNESCO.

Menanggapi hal itu, paguyuban reog di Kutai Timur (Kutim) menolak keras dengan mengadakan aksi solidaritas di Folder Ilham Maulana, Sangatta. Jumat, (8/4/2022).

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Perkoperasian di Kutim, di Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha dan Kelembagaan Koperasi

Ketua Paguyuban Reog Singo Lawu, Wahyu Winarko dan Paguyuban Margo Kencono, mengatakan, reog merupakan warisan budaya asli Indonesia.

“Kami dari paguyuban reog Kutai Timur hari ini melakukan aksi di Polder Sangata sebagai bentuk pernyataan kami bahwa reog merupakan warisan budaya asli Indonesia dari daerah Ponorogo,” tuturnya, saat ditemui awak media Kutimpost.com.

Baca Juga :  Tingkatkan Inovasi dan Kreatifitas, Diskop UKM Kutim Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bagi Pengelola Koperasi

Tolak Klaim Malaysia, Paguyuban Reog Kutim Adakan Aksi Solidaritas

Aksi solidaritas tersebut sebagai wujud dukungan kepada pemerintah, agar segera melakukan upaya untuk mencegah negara lain yang mengklaim kebudayaan asli Indonesia, khususnya kesenian reog.

Baca Juga :  Joni, Pembangunan Inprastruktur Jalan di Pelosok Kutim Terhambat Karena Kawasan Milik Swasta

“Kami sangat tidak setuju apabila ada negara lain yang mengakui atau mengklaim sebagai budaya mereka,” tandas Wahyu.