Rangkaian Acara Menjelang Puncak Pesta Adat Lomplai

oleh -1,423 views

MUARA WAHAU – Pesta budaya adat Lomplai dan menjadi bagian dari tradisi yang hingga saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat suku Dayak Wehea. Puncak acara akan digelar pada Selasa (2/5/2023) esok.

Dari informasi yang disampaikan melalui laman media sosial Instagram Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Dispar Kutim), Pesta budaya yang masuk dalam kalender kunjungan wisata nasional ini, dimulai dengan tradisi pemukulan gong atau masyarakat setempat menyebut Nekeang atau Ngesea Egung yang dilaksanakan pada pukul 08.00 hingga 09.00 Wita.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Meminta Pemerintah Kurangi Tingkat Pengangguran Serta Bisa Perbaiki Pengelolaan APBD

Menghias dengan berbagai ornamen menggunakan berbagai bahan tradisional di sepanjang pinggir sungai Wehea (Naq Jengea) menjadi kegiatan selanjutnya yang dilakukan oleh seluruh masyarakat desa setempat.

Tradisi menghias kampung juga tak luput menjadi bagian yang tidak dilupakan oleh masyarakat dalam kegiatan yang melibatkan warga di 6 desa ini, untuk menyambut musim panen padi sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada yang maha Kuasa atas hasil panen padi yang ada.

Baca Juga :  Sederet Manfaat Nanas Untuk Kesehatan: Melancarkan Pencernaan Hingga Kurangi Risiko Kanker

Setelah pinggir sungai dan kampung selesai dihias, kali ini giliran lokasi acara utama Lomplai, para pengunjung bisa melihat secara langsung saat masyarakat secara bergotong royong mempercantik lokasi yang akan dijadikan pusat kegiatan tepatnya di lapangan sepak bola dan balai budaya yang letaknya bersebelahan di desa tersebut, yang akan di laksanakan mulai siang hingga sore hari.

Baca Juga :  DLH Launching "WASPADALAH PELACAK", Aplikasi Sejalan dengan Misi Ke 5 Bupati dan Wakil Bupati

Malam kesenian menjadi kegiatan pamungkas sebelum puncak Lomplai yang akan digelar esok harinya, kegiatan yang akan diisi dengan berbagai pertunjukan diantaranya dengan tari-tarian serta penampilan tradisi dan kebudayaan yang sayang kalau dilewatkan. (Bk)