Polres Kutim Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah

oleh -
Polres Kutim Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah
Suasana gelaran press Release Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko, didampingi Kasat Reskrim IPTU I Made Jata Wiranegara, dan Kasubag Humas Polres Kutim Aipda Wahyu W. (30/06/2022). BERITA KUTIM.COM. (Poto.vnt)

BERITA KUTIM. SANGATTA Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah. Pelaku pencurian motor selama ini meresahkan warga di Kota Sangatta Kabupaten Kutai Timut (Kutim) akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Sat Reskrim Polres Kutim. Selain mengamankan pelaku pemetik berinisial Mj (28), pihak kepolisian juga berhasil menangkap satu penadah berinisial Rh (38).

Dari tangan pelaku dan penadah, petugas berhasil mengamankan 8 Unit sepeda motor hasil curian sebelumnya sudah di jual ke wilayah pedalaman Kecamatan Sandaran.

Polres Kutim Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah

Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko, didampingi Kasat Reskrim IPTU I Made Jata Wiranegara, dan Kasubag Humas Polres Kutim Aipda Wahyu W, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula pada 12 Februari 2022 lalu,sekira pukul 20.00 Wita seorang warga di Kota Sangatta berinisial NH sedang pergi ke lapangan STQ bersama temannya dengan mengendarai sebuah sepeda motor honda beat warna merah dengan Nopol KT-2210-RAS, lama kemudian sepeda motor tersebut hilang diparkiran depan Pemadam kebakaran.

Baca Juga :  PPKM Level 4 Di Kutim Berakhir 9 Agustus, Diperpanjang atau Tidak ?

“Atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sangatta Utara. Kemudian Polsek Sangatta Utara menginformasikan kepada Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kutim untuk membantu melakukan penyelidikan terkait maraknya pencurian kendaraan bermotor terjadi di kota Sangatta,” Kata AKBP Welly Djatmoko, kepada sejumlah awak media, saat menggelar pres rilis di halaman Mapolres Kutim, Pada Kamis (30/06/2022)

Kemudian Berdasarkan laporan tersebut,  TIM Sat Reskrim Polres Kutim Kemudian melakukan penyelidikan intens terhadap siapa pelaku atas maraknya kejadian pencurian motor di Kota Sangatta.

Akhirnya “dari hasil penyelidikan dari beberapa TKP, akhirnya Tim Sat Reskrim Polres Kutim berhasil menangkap seorang pelaku dengan Inisial Mj beserta barang bukti, selama ini melakukan aksi pencurian motor di beberapa lokasi yang berbeda di Kota Sangatta,” Bebernya

Baca Juga :  Pansus Sampaikan Catatan Penting Terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

Selain itu, dari hasil keterangan pelaku, kemudian diketahui ada seseorang ber inisal Rh berperan sebagai penadah yang kemudian menjual motor hasil curian tersebut ke daerah pedalaman di wilayah Kecamatan Sandaran.

Polres Kutim Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah

Polres Kutim Berhasil Mengamankan Pelaku Pencuri Motor di 8 Tempat Serta Penadah

Selanjutnya dari hasil penelusuran, kasus curanmor ini berasal dari 8 lokasi TKP. ” seperti di TKP Jalan Yosudarso III depan PMI, Jalan Ilham Maulana (Depan Folder), Jalan Cendana, Patung Burung, Pinggir Jalan Ring Road 9, jalan Yosudarso (Seberang Gang Masjid),  Parkiran Pantai Kenyamukan dan Gang Banjar,” terang Welly.

Adapun modus operandi dilakukan pelaku yakni pelaku mengambil sepeda motor dengan cara menggunakan kunci T dan kunci kontak menempel.

Baca Juga :  Narto Bulang Terpilih Menjadi Ketua IMI Kaltim  Periode 2022 – 2026

Atas perbuatannya, kini pelaku pemetik curanmor terancam hukuman penjara maksimal 7 tahun. Sedangkan untuk pelaku penadah diancam hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pelaku Mj dirinya mengaku jika dirinyalah mencuri sepeda motor salah satu ibu hamil di Kota Sangatta, yang saat itu korban sedang mengantri membeli minyak goreng di kawasan Patung Burung. “Yang kejadian pencurian motor di patung burung, saya berangkat subuh-subuh naik angkot,” Ungkapnya kepada sejumlah awak media

Sedangkan pelaku Rh selaku penada mengaku jika beberapa motor hasil curian itu, ia jual ke Wilayah Kecamatan Sandaran.  “Saya tinggalnya di Sangatta, karena saya ada usaha sembako di wilayah Sandaran makanya motornya saya jual disana,” pungkasnya.