Peringatan Hari Santri, Joni Hadiri Kegiatan Santri Bershalawat di Polder Ilham Maulana

oleh -556 views
29 KETUA DPRD BERSOLAWAT 1

Sangatta – Acara Santri Bershalawat yang diadakan oleh masyarakat Polder Ilham Maulana pada tanggal 29 Oktober 2023 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, dihadiri oleh sejumlah ulama, tokoh masyarakat Kutai Timur dari Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Joni, turut serta dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan wujud kebersamaan santri di wilayah tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kutim Persiapkan Agenda Penting Menjelang Penghujung Tahun 2023

“Ada kebersamaan yang luar biasa dari masyarakat. Partisipasi berbagai organisasi seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya yang hadir terlihat luar biasa,” kata Joni.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap kesuksesan acara Santri Bershalawat dapat menginspirasi organisasi lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang.

“Kami bersyukur atas antusiasme masyarakat. Semoga semangat dan kerja sama yang kami tunjukkan hari ini akan menginspirasi organisasi lain untuk menggelar acara serupa,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Sepakat Panggil Pemerintah untuk Menjelaskan Penyebab Serapan APBD 2023 Kutim Masih Rendah

Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari santri dan apresiasi besar dari masyarakat setempat. Dengan dukungan penuh dari pemuda NU, termasuk Ansor dan Banser, acara tersebut berlangsung dengan keceriaan dan kedamaian.

Setiap tahun, acara ini diadakan sebagai peringatan Hari Santri, diinisiasi oleh pemuda NU. Kolaborasi lintas masyarakat membuat acara semakin meriah dan mengundang partisipasi aktif dari masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim: Efektivitas Fungsi Legislatif, Anggaran dan Pengawasan Memenuhi Prosedur

“Semoga acara malam ini dapat memberikan semangat kepada organisasi lain untuk mengadakan acara serupa,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan yang terpancar pada acara tersebut menggambarkan persatuan dan kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh santri dan masyarakat Kutai Timur.

“Harapannya, acara semacam ini terus berlanjut, memperkuat rasa persaudaraan, dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” tutupnya. (bk)