Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan Jaminan Sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan

oleh -24 views
441450253 1145967223374552 5955311876924214688 n e1717193872448

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran) meluncurkan program perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari visi Bupati dan Wakil Bupati Kutim, “Menata Kutai Timur Sejahtera untuk Semua”.

Peluncuran program ini dilakukan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di D’Longe Room, Hotel Royal, Sangatta, pada Rabu, (22 Mei 2024).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim, Roma Malau, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Ardiansyah Sulaiman atas perhatiannya terhadap para pekerja rentan yang belum mendapatkan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Roma menekankan bahwa program ini sesuai dengan amanat konstitusi untuk melindungi fakir miskin dan anak-anak terlantar serta mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat.

Baca Juga :  Lonjakan Penumpang Mudik, Dishub Kutim Siapkan 60 Feri dan Speed Boat

“Terima kasih atas dukungan Bupati Kutim terhadap bantuan berupa pemberian perlindungan ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan. Di mana pekerja rentan ini adalah salah satu yang tidak menerima upah (secara tetap). Seperti nelayan, petani, ojol, buruh lepas dan lainnya. Ini merupakan langkah yang tepat, diambil oleh Pemkab Kutim untuk kepentingan orang banyak, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Kutim,” ujar Roma Malau.

Roma juga meminta para camat untuk memberikan data lengkap mengenai pekerja rentan yang layak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini diluncurkan dengan memberikan perlindungan kepada 14.500 orang, yang akan ditambah menjadi 85.000 orang dalam APBD-P.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutai Timur Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani Sumber Pangan di Teluk Pandan

“Hari ini kita launching 14.500 orang yang menerima, namun di APBD-P akan ditambah menjadi 85.000 orang penerima. Terima kasih pak Bupati untuk perhatian kepada masyarakat Kutim, sesuai dengan visi Menata Kutai Timur Sejatera untuk semua,” ungkap Roma.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Erfan Kurniawan, mengapresiasi upaya Pemkab Kutim dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan dari semua perangkat daerah untuk memastikan penerima program ini memahami manfaatnya.

“Ini akan menjadi Univesal Coverage, artinya hampir seluruh masyarakat Kutim dilindungi BPJS Ketagakerjaan. Tapi kita (BPJS Ketenagakerjaan) masih punya PR besar, kami, butuh support dari PD semua agar betul-betul penerima perlindungan ini tahu program ini,” kata Erfan.

Baca Juga :  Paripurna ke-25, Asisten Pemkesra Sampaikan Tanggapan Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kutim

Di tempat yang sama, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga perlindungan terhadap risiko kerja, kematian, hari tua, pensiun, dan kehilangan pekerjaan.

Ia menyebutkan bahwa program ini mencakup berbagai jenis pekerjaan, termasuk nelayan, UMKM, guru ngaji, imam masjid, ustadz, pendeta, TK2D, dan pekerja lepas.

“Saya berjanji waktu itu, akan kita cover BPJS Ketanagakerjaan rentan, ada pekerja-pekerja rentan yang notabene menjadi tulang punggung keluarga,” ujar Bupati usai kegiatan. (bk)