Karhutla Mengancam Sangatta, Relawan Gepak Kutai Timur Terus Bergerak

oleh -709 views

Beritakutim.com, KUTAI TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terutama Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Titik api dilaporkan hampir setiap hari dan membutuhkan penanganan cepat, khususnya di sekitar permukiman dan kawasan perkotaan.

Ketua DPC Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) Kutai Timur, Urip Junaidi, mengatakan pihaknya bersama TNI, Polri, dan relawan terus memadamkan api di sejumlah lokasi.

“Selama ini kami selalu bergerak, baik siang maupun malam, demi kepentingan masyarakat. Kami bersama TNI, Polri, serta relawan lainnya selalu bekerja sama dalam memadamkan api,” ujar Urip.

Baca Juga :  Kapolres Kutim Tinjau Pasar dan Agen Sembako Menjelang Ramadan

Ia mengatakan relawan bekerja secara sukarela dan kerap meninggalkan keluarga untuk menangani kebakaran yang membutuhkan respons segera. Relawan juga memprioritaskan titik api yang berada dekat kawasan perkotaan agar tidak meluas.

Urip berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan dukungan operasional serta adanya pembinan kepada relawan. Selama ini, kebutuhan operasional masih mengandalkan bantuan sukarela dari masyarakat dan rekan-rekan relawan.

Baca Juga :  Camat Sangsel Pimpin Upacara Hardiknas 2022, Pelaksanaan Ucapara secara Minimalis dan Terbatas » Berita Kutim » Berita Kutim » Berita Kutim

“Harapannya ada bantuan operasional yang bisa diperbantukan kepada relawan. Selama ini kebutuhan operasional kami dapatkan dari teman-teman yang memberikan bantuan seadanya,” katanya.

Urip mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar hutan dan lahan, membuang puntung rokok sembarangan, atau meninggalkan bara api dari pembakaran sampah dan kegiatan lainnya.

Warga yang menemukan titik api atau kepulan asap diminta segera melapor kepada aparat setempat, petugas pemadam, atau relawan agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

Baca Juga :  TVGN Dorong Perlindungan Lebih Ketat untuk Lukisan Cadas Gua Mengkuris

“Pencegahan harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Kalau melihat ada titik api, segera laporkan supaya bisa cepat ditangani dan tidak sampai meluas,” ujarnya.

Relawan Gepak, kata Urip, akan terus berkoordinasi dengan TNI-Polri dan pihak terkait untuk menangani karhutla di Kutai Timur. Ia menilai partisipasi masyarakat penting untuk mencegah munculnya titik api baru dan menekan risiko kebakaran di kawasan permukiman.