Beritakutim.com Sangatta – Kecamatan Sangatta Utara melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan Dana RT Tahun 2025 di RT 13, Kelurahan Teluk Lingga, Senin (15/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan sarana dan prasarana yang direalisasikan sesuai dengan usulan dan kebutuhan masyarakat.

Camat Sangatta Utara, Hasdiah, mengatakan kegiatan monev ini sudah hari kedua pihak kecamatan turun langsung ke lapangan untuk melihat hasil pembangunan yang menggunakan Dana RT.
“Alhamdulillah, hari ini hari kedua kami ke lapangan melaksanakan monitoring dan evaluasi mengenai pembangunan sarana dan prasarana yang lokusnya ada di setiap RT,” ujarnya.
Menurutnya, monev dilakukan terhadap kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana RT Tahun 2025 sekaligus melihat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2026.
Di RT 13 Kelurahan Teluk Lingga, sejumlah sarana dan prasarana yang telah direalisasikan turut diperiksa. Di antaranya pembangunan semenisasi serta pengadaan alat pengangkut sampah untuk mendukung kebutuhan lingkungan masyarakat.
Hasdiah menjelaskan, kegiatan tersebut sebelumnya diusulkan oleh masing-masing Ketua RT melalui kelurahan berdasarkan kebutuhan yang ada di lingkungan RT. Usulan kemudian menjadi dasar dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana.
Ia berharap fasilitas yang dibangun melalui Dana RT dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari program unggulan pemerintah daerah yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat RT.
“Harapannya, adanya dana sarana dan prasarana kelurahan yang lokusnya ada di RT ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan dari dana bantuan yang diberikan Bupati melalui program unggulan ini adalah bagaimana masyarakat di lingkungan RT bisa sejahtera,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Hasdiah juga mendorong para Ketua RT agar lebih memperhatikan aspek kesejahteraan masyarakat. Terutama warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan, termasuk masyarakat kurang mampu.
Ia meminta Ketua RT dapat mengidentifikasi warga yang membutuhkan dukungan, sehingga program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial masyarakat.
Sementara itu, Ketua RT 13, Landri, menyampaikan apresiasi kepada pihak kecamatan dan kelurahan atas pelaksanaan monev tersebut. Ia mengatakan berbagai kegiatan yang diusulkan di wilayahnya telah terealisasi.
“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih kepada pihak kelurahan dan kecamatan. Semuanya terealisasi, alhamdulillah,” ujar Landri.
Ia menilai kegiatan evaluasi yang dilakukan Kecamatan Sangatta Utara penting untuk meningkatkan pelaksanaan program RT, khususnya dari sisi administrasi maupun pengelolaan kegiatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya evaluasi ini, administrasi RT dan semuanya bisa lebih baik ke depan,” pungkasnya.(Adv/Bk4)







