Kakao Sebagai Produk Unggulan, Disbun Akan Gelar Pelatihan

oleh -
WhatsApp Image 2021 11 17 at 17.55.58
Poto Ilustrasi pohon Kakau. BERITA KUTIM.COM

.COM. SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) adakan pelatihan petani kakao dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Muhammad Alfian melalui sekertarisnya Abdul Gani Sukkara.

Saat ditemui, pria yang akrab disapa Gani ini menyampaikan jika potensi lahan kebun yang ada di Kabupaten sangatlah besar. Belum lagi kekayaan alam yang tak dapat terelakkan.

Langkah tersebut dinilai perlu untuk dilakukan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk jangka panjang.

Baca Juga :  DWP Kutim Berbagi Takjil dan Santuni Anak Panti Asuhan

“Karena kita lihat potensi besar juga kan untuk tanaman kakao ini sendiri kedepannya. Selain dia jangka panjang, untuk satu lahan kebun itu atau setara dengan satu hektare dapat membiayai satu keluarga ibaratnya,” ucap Gani, Selasa (16/11/2021).

Pelatihan ini berguna untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan untuk memulai penanaman bibit. Selain itu saat ini Kabupaten telah memproduksi kakao (cokelat).

Saat ini pengembangan kakao terbesar terbesar berada di Kecamatan Kaubun dan Kecamatan Karangan, namun yang hasilnya sudah kelihatan ada di Kecamatan Busang.

Baca Juga :  MPLS SDN 001 Sangatta Utara Ditandai Dengan Senam Pelajar Pancasila dan Pelepasan Balon IKM

“Kita juga punya pengolahan kakao yang siap saji. Itu merupakan binaan kita, kebetulan pabrik pengolaannya ada di Sangatta Utara. Pengelolaannya sendiri bersama dinas koperasi hibah dari Pemkab Kutim,” bebernya.

Gani juga membeberkan jika saat ini produk olahan kakao ini telah dikemas dalam bentuk cokelat batangan dan dipromosikan oleh Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada saat kunjungan Wakil Presiden RI ke Kaltim beberapa waktu lalu, dan ditempatkan dalam stand Koperasi Produsen Taruna Bina Mandiri (KPTM).

Baca Juga :  Menyambut Idul Fitri 2022, Pemkab Kutim Adakan Rapat Lintas Sektoral

“Kakao juga menjadi salah satu unggulan kita ya di Kutim. Selain memberikan peningkatan ekonomi bagi sebuah keluarga juga berjangka panjang,” imbuhnya.

Perencanaan kedepan, nantinya pelatihan ini tidak hanya seputar proses penanaman hingga panen, namun juga bagaimana cara mengusir hama liar yang menjadi problem gagal panen.

Yang pasti Dinas Perkebunan melibatkan warga lokal dengan narasumber terbaik dan bibit terbaik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutim.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.