Dispora Kutim Adakan Sosialisasi DBON, Berikut Kata Bupati Ardiansyah

oleh -321 views
IMG20230807110624 05 1

SANGATTA – Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur (Dispora Kutim) mengadakan sosialisasi program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2023 yang berlangsung di Kantor Bupati, Ruang Meranti, Kutai Timur pada Senin (7/8/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, serta hadir pula Asisten III, Didi Herdiansyah, Kadispora Kutim, Basrie, Wakil Pelaksana DBON Kaltim, Laksono, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim, Rudi Hartono, sejumlah perwakilan dari cabang olahraga (Cabor), dan undangan lainnya.

Baca Juga :  417 Anggota BPD Kutim Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas

Ardiansyah Sulaiman dengan tegas menyampaikan pentingnya DBON sebagai panduan utama dalam mengembangkan sektor olahraga di tanah air, yang menjadi bagian integral dari program pembangunan olahraga jangka panjang, mulai dari tahun 2021 hingga 2045.

Menurutnya, tujuan paling utama dari program ini adalah meraih prestasi emas untuk Indonesia pada tahun 2045 yang akan datang. Selain itu, fokus utama juga diberikan pada pembangunan prestasi olahraga sejak usia dini, sebagai upaya konkret dalam membentuk citra Indonesia di panggung internasional.

Baca Juga :  Kebakaran di Bengalon, Wabup Kasmidi Kunjungi TKP dan Serahkan Bantuan kepada Para Korban

“Indonesia sudah menyiapkan desain besar terkait dengan ke olahragaan, target utamanya nanti pada Indonesia emas 2045,” ungkap Bupati Ardiansyah.

Selanjutnya, Ardiansyah menegaskan bahwa persiapan olahraga sejak usia dini merupakan langkah penting, yang secara keseluruhan akan membentuk kekayaan berharga bagi Indonesia di tingkat global, dengan tujuan meraih prestasi tertinggi.

Baca Juga :  Hari Buruh, Faizal Minta Perusahaan Berikan Hak Pekerja Secara Penuh

“Di antara usia dini, sudah banyak atlet yang berprestasi mewakili Indonesia di ajang-ajang internasional,” terangnya.

Ardiansyah berharap program DBON ini tidak hanya menjadi panduan untuk olahraga nasional, tetapi juga sebagai fondasi yang sangat berharga dalam mengembangkan potensi olahraga di wilayah-daerah, di mana ia menekankan peran penting olahraga sebagai industri yang memiliki potensi cerah di masa yang akan datang. (bk)