Bupati Sebut Keberagaman dan Toleransi adalah modal Utama bagi Masyarakat Kutim

oleh -
1631504236
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar tatap muka hari pertama di SDN Margadadi 2, Indramayu, Jawa Barat, Senin (16/8/2021). Pemerintah Kabupaten Indramayu membuka sekolah untuk proses belajar tatap muka dengan wajib mengikuti protokol kesehatan COVID-19 seperti kapasitas ruangan yang hanya diisi 50 persen dan jam belajar yang dibatasi selama empat jam. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/aww.

SANGATTA, ETAM – Sabtu (30/10/2021) Bupati Kutai Timur (Kutim) menghadiri syukuran tahunan sekaligus ibadah hari ulang tahun (HUT) ke 25 tahun Gereja Toraja, Jemaat Prima dihelat di Gereja Toraja, Jl Pongtiku, Sangatta.

Ardiansyah menuturkan bahwa pemerintah daerah (Pemkab Kutim) memberikan kebebasan yang sama, kepada semua masyarakat untuk menjalankan kegiatan keagamaan di Kabupaten Kutim.

Baca Juga :  KADIN Provinsi Gelar Pelatihan K3 Bersinergi dengan KADIN Kutim
IMG 20211030 WA0043
Bupati saat menghadiri HUT ke 25 Gereja Toraja, Jemaat Prima Sangatta, di Jl. Pongtiku, Sabtu (30/10/2021) Foto : Ist

“Baik agama Islam, Kristen, Hindu dan yang lainnya. Saya bersyukur sampai sekarang (kegiatan beribadah) bisa berjalan sebagaimana yang inginkan,”ucapnya.

Ardiansyah menambahkan,  keberagaman dan toleransi adalah modal utama, masyarakat Kutai Timur. Peningkatan sumber daya manusia dalam bidang keagamaan, menjadikan barometer dalam rangka melaksanakan pembangunan.

Baca Juga :  SKB Digelar BKPP Kutim, Seleksi CPNS

“Di HUT Gereja Toraja yang sudah memasuki usia perak ini, tentunya Jemaat Prima sudah turut memberikan makna pembangunan di Kutim, khusunya bidang keagamaan,” ujar Ardiansyah yang di sambut riuh tepuk tangan para undangan.

Terakhir Bupati berpesan kepada seluruh Jemaat Prima untuk ikut ambil bagian untuk membantu Pemkab Kutim dalam pembangunan sumber daya manusia generasi penerus bangsa yang berakhlak.

Baca Juga :  Puluhan Tenaga Farmasi Ikuti Bimtek

“Saya berharap kepada semua petinggi agama di Kutim, Mampu menyampaikan kepada jamaahnya, bahwa Salah satu yang mendasari kehidupan adalah ketaatan kepada agama kita masing-masing,” harap orang nomor satu di Kutim ini. (etam2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.