Angka Kematian Bumil Masih Cukup Tinggi, TP PKK Kutim, IBI dan LPA Gencar Sosialisasi Vaksinasi COVID-19

oleh -

SANGATTA – Angka kematian ibu dan anak di Indonesia, hingga saat ini masih cukup tinggi. Selain karena berbagai faktor kesehatan lainnya, ibu hamil (Bumil) juga memiliki resiko tinggi terhadap penularan Covid-19. Oleh karena itu, setiap Bumil sudah selayaknya mendapatkan perlindungan dan pencegahan dari penularan Covid-19.

Untuk mensukseskan vaksinasi bagi Bumil di Kutim, beberapa langkah telah dilakukan Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait lainnya. Mulai dari sosialisasi, promosi program sampai launching vaksin Bumil. Vaksin bagi Bumil sendiri telah dilaunching beberapa waktu lalu, oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Sangatta.

Baca Juga :  Polres Kutim, Vaksin untuk Lansia Aman dan Harapkan Tetap Jaga Prokes

Terbaru, pelaksanaan vaksin bagi Bumil, dilaksanakan di dua tempat, yaitu Puskesmas Sangata Utara dan Puskesmas Teluk Lingga, pada 5-6 Oktober 2021 lalu. Dalam pelaksanaannya, turut di hadiri oleh Dinas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) dan mitra kerja yaitu Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kutim.

Menurut Ketua IBI Cabang Kutim, Bidan Triana Nur, S.Tr Keb, vaksinasi akan di laksanakan secara bertahap, sesuai dengan ketersediaan vaksin dan berdasarkan jadwal telah di susun. Pertama ini, diwilayah Puskesmas Sangatta Utara, kemudian akan dilakukan bertahap ke Puskesmas lainnya di secara bertahap.

Baca Juga :  Juara Umum di HKG ke 50 Tingkat Provinsi, Kutim Boyong Piala Bergilir Gubernur Kaltim

Sementara itu, Ketua TP PKK Siti Robiah mengaku senang, karena sekarang sudah ada vaksin bagi Bumil. Ia berharap semua Bumil di Kutim dapat terlayani vaksin dengan baik, sebagai langkah awal untuk memberikan perlindungan bagi ibu dan anak.

Baca Juga :  Sebanyak 779 Guru di Kutim Terima SK Pengangkatan PPPK

“Kita berharap para ibu hamil ada di ini dapat divaksin. Sehingga mereka memiliki kekebalan tubuh bagi dirinya dan bayi dalam kandungan bisa sehat sampai melahirkan,” tutur istri Ardiansyah Sulaiman itu.

Senada, Yuliana KL, salah satu pengurus LPA Kutim, turut menyaksikaan pelaksanaan vaksinasi Bumil juga berharap semua ibu hamil mendapatkan vaksinasi Vovid-19 lengkap sebagaimana seharusnya.

“Salah satu hak anak adalah hak untuk di lindungi, termasuk anak masih dalam kandungan,” terang Yuli. (hms15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.