Mulyono Jelaskan Keistimewaan Guru Penggerak dalam Sistem Pendidikan

oleh -907 views

Sangatta – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono, menerangkan bahwa menjadi guru penggerak dalam sistem pendidikan memiliki berbagai macam keistimewaan dan manfaat.

Mulyono mengatakan, menjadi guru penggerak dalam sistem pendidikan dapat memberikan manfaat yang signifikan, salah satunya dalah prioritas dalam penempatan sebagai kepala sekolah atau pengawas sekolah.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Sediakan 40 Ribu Kupon pada Program Pasar Pangan Murah

“Salah satu manfaat menjadi guru penggerak adalah prioritas untuk menjadi kepala sekolah maupun pengawas,” ungkap Mulyono kepada awak media pada Minggu (28/4/2024).

Selain itu, Mulyono menegaskan bahwa pemerintah melalui Disdikbud Kutim memberikan penghargaan kepada guru penggerak dengan memprioritaskan mereka untuk mengisi posisi kepala sekolah yang kosong.

Baca Juga :  Novel Buka Suara Terkait Ancaman Mogok Kerja Para Tenaga Kesehatan

“Setiap kekosongan kepala sekolah akan diprioritaskan untuk guru penggerak, kecuali jika di kecamatan tersebut tidak ada guru penggeraknya,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Mulyono juga menyebutkan bahwa fasilitas berupa laptop dan jas diberikan kepada guru penggerak yang telah melewati seleksi dan pelatihan intensif selama enam bulan.

Baca Juga :  Hadiri Rakorda Pengendalian Penduduk, Junaidi Mendukung Segera Terbitkan Perbup

“Kemarin pada hari guru, kami memberikan laptop dan jas kepada guru penggerak sebagai bentuk apresiasi. Seleksi guru penggerak sangat sulit dan pelatihan selama enam bulan juga intensif,” paparnya.

Program ini diharapkan dapat menciptakan guru-guru yang mampu menjadi agen perubahan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kutai Timur. (bk)