Kadis PUPR Hadir dalam Rapat Pansus, Ini Tanggapan Ketua Komisi B DPRD Kutim

oleh -1,190 views

Sangatta – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hepnie Armansyah, mengaku senang karena pada akhirnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kutim, Muhammad Muhir, dapat hadir dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim Tahun Anggaran (TA) 2023. Acara ini berlangsung di Ruang Hearing Sekretariat DPRD Kutim, Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Senin (01/7/2024).

“Sekian lama akhirnya, saya bisa bertemu dengan Pak Muhir. Saya gembira sekali beliau bisa hadir di Rapat Pansus LKPJ Bupati 2023 dan bisa mendengarkan langsung dari beliau terkait beberapa kegiatan di Dinas PUPR,” ujar Hepnie usai mengikuti Rapat Pansus.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kutim Berikan Apresiasi kepada Masyarakat Muslim yang Terus Berupaya Meningkatkan Fasilitas PAI

Hepnie mengungkapkan bahwa pihaknya sudah pernah mengundang Kadis PUPR untuk dapat hadir dalam Rapat Pansus LKPJ Bupati Kutim 2023 sebelumnya, namun yang hadir hanya Kepala Bidang (Kabid) saja. Padahal, DPRD Kutim hanya ingin meminta klarifikasi secara langsung dari Kadis PUPR dalam agenda rapat tersebut.

Baca Juga :  Pansus DPRD Kutim Jelaskan Hasil Tahapan Pembahasan Raperda PPBKP

“Kami sudah dua kali mengundang beliau, dan baru kali ini hadir,” ungkapnya.

Politisi PPP Kutim ini menambahkan, sebelumnya Pimpinan DPRD Kutim juga sudah pernah melakukan pemanggilan terhadap Kadis PUPR sebanyak dua kali. Namun, kembali lagi yang hadir hanya Kabidnya saja.

“Artinya sudah empat kali DPRD mengundang beliau, tapi baru kali ini hadir,” tambahnya.

Baca Juga :  Eddy Markus Palinggi Gelar Reses untuk Serap Aspirasi Warga Teluk Lingga

Dengan hadirnya Kadis PUPR dalam Rapat Pansus LKPJ Bupati Kutim 2023, lanjut Hepnie, diharapkan permasalahan yang ada pada Dinas PUPR dapat diketahui.

Menurutnya, kehadiran Kadis PUPR kali ini dianggap sangat penting, sebab Kadis paling mengetahui tentang masalah proyek tahun jamak atau Multiyears Contract (MYC).

“Kehadiran Kadis PUPR tentu sangat penting, karena beliau paling tahu persoalan Proyek MY ini,” pungkasnya. (bk)