Era Digital 4.0 Diskominfo Gelar Pelatihan TIK

oleh -

KUTIM, SANGATTA – Saat ini dunia industri global sedang memasuki era baru dikenal sebagai revolusi industri 4.0 atau yang juga dikenal sebagai era digital 4.0 yakni fase baru di revolusi industri yang fokus interkonektivitas, otomatisasi, machine learning dan real time data.

Perkembangan teknologi informasi memacu untuk memasuki era baru dalam kehidupan. Kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life (elektronik life) artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang marak berbagai huruf diawali dengan huruf awalan e, seperti e-commerce, e-government, e-libraly, e-journal, e-medichine, e-laboratory, e-biodiversity serta lainnya yang berbasis elektronika.

Guna meningkatkan kompetensi teknik jaringan computer (TIK) Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim dalam hal menggunakan atau mengelola TIK secara profesional dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing OPD dan mendukung pelayanan publik, Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo dan Perstik Kutim) menggelar pelatihan jaringan TIK.

Baca Juga :  Bupati Kutim Lepas 28 Atlet Pengkab PBSI Bakal Ikut Kejurprov di Bontang

Pelatihan diikuti 35 peserta yang merupakan perwakilan dari OPD itu, dibuka Plt Asisten Administrasi Umum Rizali Hadir, di ruang Pelangi, Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutim, Selasa (23/11/2021).

IMG 20211123 101626 scaled
Peserta merupakan perwakilan OPD dilingkungan Pemkab Kutim saat mengikuti pelatihan TIK gelaran Diskominfo Perstik Kutim, di Hotel Royal Victoria Sangatta, Selasa (23/11/2021

Dalam sambutannya, Rizali Hadi mengatakan teknologi informasi merupakan suatu teknologi digunakan untuk mengola data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi, data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas yang informasi relevan, akurat dan tepat waktu. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data sistem jaringan untuk menghubungkan suatu komputer yang lainnya sesuai kebutuhan dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat tersebar dan diakses secara global.

Baca Juga :  Jelang Badminton SEA Games 2022, Apriyani Rahayu Tak Sabar Jalani Debut Bersama Siti Fadia

“Selanjutnya tujuan dari kegiatan ini adalah semoga mampu meningkatkan kompetensi teknik jaringan computer (TIK) bagi ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim dalam hal menggunakan atau mengelola TIK secara profesional dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing OPD dan mendukung pelayanan publik.,” Rizali juga adalah Kepala Dinas Perhubungan Kutim ini.

Oleh karena itu, sambung Rizali, melalui pelatihan jaringan TIK diharapkan mampu memenuhi tuntutan tersebut. Meski secara kualitas dan kuantitas masih perlu pembinaan lebih lanjut. Disamping mengasah ilmu juga juga mengasah keterampilan dalam jaringan komputer.

Lebih lanjut dikatakan Rizali, dewasa ini istilah data menjadi hal lama didorong sebagai proses mempermudah pekerjaan pada SKPD ditingkat pemerintah kota/kabupaten. Pemanfaatan didukung oleh salah satu infrastruktur penting yaitu jaringan komputer yang baik dan benar. Kebutuhan infrastruktur jaringan komputer pada suatu SKPD membutuhkan daya dukung manajemen jaringan.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan Meminta Pemerintah Untuk APBD 2022 tidak jauh dari realisasi APBD 2020.

“Salah satu alasan paling penting saat ini adalah bagaimana mengamankan jaringan tersebut dari tindakan dan ancaman keamanan terhadap jaringan,” ucapnya.

Lebih jauh diuraikannya, manajemen jaringan dapat mempermudah dalam hal perawatan dan pengembangan jaringan, guna mendukung terwujudnya implementasi dan penggunaan dari satu data ya g dicanangkan pemerintah pusat.

“Harapan kedepannya jaringan dalam infrastruktur satu data ini dapat lebih mudah diimplementasikan pada tingkat struktur terkecil nantinya dapat mudah dalam hal menjalankan pekerjaan dan melayani dan kebutuhan masyarakat,” tutup Rizali. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.