Hukuman Mati Dibatalkan Pengadilan Tinggi Kaltim John Bunga di Tetapkan 15 Tahun Penjara

oleh -
WhatsApp Image 2021 10 27 at 23.27.08
Suasana Saat Abdul Karim Kuasa Hukum Bunga alias dalam konferensi pers yang digelarnya di sebuah kafe di Jl Yos Sudarso II Sangatta Utara, Selasa (26/10/2021), BERITA KUTIM.COM. (Poto IVN)

.COM. SANGATTA – pengedarluasan narkotika jenis sabu 25,58 gram menjerat John Bunga (47), mendapat vonis mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Sangatta, 30 Agustus 2021. Hasil pengajuan banding oleh pengacara telah diterbitkan oleh Pengadilan Tinggi Kaltim, 11 Oktober 2021.

Abdul Karim dalam konferensi pers digelarnya di sebuah kafe di Jl Yos Sudarso II Utara, Selasa (26/10/2021) sore. Mengatakan bahwa putusan Pengadilan Tinggi Kaltim bernomor 194/PID/2021/PT SMR tertanggal 11 Oktober 2021 menyatakan, Bunga alias John Bunga mendapat putusan hukuman kurungan badan selama 15 tahun.

Baca Juga :  Kecamatan Telen Minta Inprastruktur Jalan dan Drainase Serta Pupuk Bersubsidi di Tambah

Lanjutnya Kuasa Hukum John Bunga, Abdul Karim Juga juga memaparkan,” putusan tersebut diterbitkan setelah pihaknya melakukan pengajuan banding, meminta agar terdakwa dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan”. Jelasnya.

Baca Juga :  Sutomo Berhasil Mediasi Antara Warga dan Kantor Pos Yang Uangnya Raib

Berdasarkan pengajuan banding dilakukan Kuasa Hukum Bunga, “Hasil dari putusan Pengadilan Tinggi Kaltim di Samarinda menyatakan, bahwa terdakwa atas nama Bunga alias John Bunga dijatuhi hukuman kurangan badan selama 15 tahun,” ungkap Abdul Karim dalam konferensi persnya di depan awak mendia.

Makan berdasarkan putusan pengadilan Tinggi tersebut, akhirnya dari keluarga Bunga, akhirnya pihak keluarga bungga, kuasa hukum dan keluarga terdakwa menerimanya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Idul Fitri, Polres Kutim Tinjau 3 Titik Pos Pelayanan, Pengamanan dan Terpadu

keluarga mengaku bersyukur atas adanya pengurangan terhadap hukuman divonis awalnya, hukuman mati. Kami juga bersepakat untuk tidak mengajukan banding atau upaya hukum lainnya, dan menerima hasil ini (15 tahun penjara),” Ujar Abdul Karim. (IVN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.