Beritakutim.com Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meminta seluruh aparatur pemerintah, khususnya para camat, tetap menjalankan tugas secara maksimal hingga masa pengabdian benar-benar berakhir.

Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah dalam agenda silaturahmi purna tugas camat bersama sejumlah camat yang masih aktif maupun yang telah memasuki masa purna tugas. Ia menegaskan, jabatan merupakan bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Ardiansyah, seorang aparatur negara harus meninggalkan legasi berupa jasa dan pengabdian yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, masa jabatan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai rutinitas menerima gaji dan tunjangan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan perubahan dan manfaat bagi masyarakat.
“Pada saat kita bertugas, kita fokus terhadap pekerjaan, bahkan sampai pensiun tinggal satu hari tetap bertugas. Karena sumpah kita terhadap negara, sumpah jabatan melaksanakan tugas dan sebagainya,” tegasnya.
Ia menyebut, pembangunan daerah tidak hanya merupakan hasil kerja kepala daerah. Di balik pembangunan tersebut terdapat peran para pejabat dan aparatur yang telah menjalankan tugas selama bertahun-tahun.
Ardiansyah pun mengingatkan para camat yang masih aktif agar menjadikan setiap tugas sebagai bagian dari legasi pengabdian. Sementara bagi camat yang telah purna tugas, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan amanah.
“Perkara tugas itu ada di posisi A, posisi B, C sampai Z. Tugas tidak kita cari, tapi kalau diberi maka harus diselesaikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga menceritakan perjalanan pengabdiannya yang pernah melewati berbagai pekerjaan, mulai dari pekerja umum, karyawan tambang, guru swasta, pegawai negeri, anggota DPRD hingga dipercaya menjadi Bupati Kutim.
Ia berharap pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai pengabdian apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Selain persoalan pengabdian aparatur, Ardiansyah turut menyampaikan sejumlah pesan kepada para camat terkait kondisi daerah saat ini. Salah satunya mengenai kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia meminta para camat meneruskan imbauan kepada kepala desa dan ketua RT agar meningkatkan kewaspadaan serta mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Menurutnya, kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko munculnya titik api. Api yang awalnya berasal dari aktivitas sederhana, seperti pembakaran daun kering, dapat menyebar ketika tertiup angin.
“Diharapkan jangan sampai ada yang memicu api untuk lebih besar,” katanya.
Ardiansyah juga meminta jajaran kecamatan terus mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuang puntung rokok maupun melakukan pembakaran di lahan. Sebab, sumber api terkadang sulit diketahui dan dapat menjalar jauh dari lokasi awal.
Selain karhutla, ia meneruskan informasi terkait program Baznas yang saat ini masih membuka pendataan warga lanjut usia yang kurang mampu untuk mendapatkan santunan setiap bulan.
Para camat diminta membantu menyampaikan data masyarakat yang memenuhi kriteria agar dapat ditindaklanjuti dan diverifikasi oleh Baznas.
Ardiansyah juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap aktivitas Tim Penggerak PKK di tingkat kecamatan. Menurutnya, peran Ketua PKK, Bunda PAUD, pembina Posyandu dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya sangat besar dalam mendukung program pemerintah, meskipun tidak mendapatkan gaji bulanan.
Karena itu, ia meminta para camat memberikan ruang koordinasi dan dukungan yang memadai agar berbagai tugas tersebut dapat berjalan dengan baik.
Menutup sambutannya, Ardiansyah kembali menyampaikan penghargaan kepada para camat yang memasuki masa purna tugas. Ia berharap pengabdian yang telah diberikan dapat menjadi legasi yang terus dikenang masyarakat.
Sementara bagi aparatur yang masih aktif maupun yang segera memasuki masa pensiun, ia berpesan agar tetap bekerja secara optimal hingga hari terakhir masa tugas.
“Bagi kita yang masih ada tugas, silakan bekerja sampai kepada masa tugas yang terakhir,” pungkasnya.(Adv/Bk4)






