Damkar Kutim Bergerak Cepat Padamkan Karhutla yang Dekati Gardu Induk PLN

oleh -60 views

Beritakutim.com, SANGATTA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Guru Besar, Rantau Bemban. Sejumlah titik api terpantau berada tidak jauh dari Gardu Induk PLN Sangatta, Minggu (30/08/2026).

Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas Damkar karena kobaran api berpotensi meluas dan mengancam fasilitas vital apabila tidak segera dikendalikan.

Staf Seksi Informasi dan Pengolah Data Damkarmat Kutim, Rahmat, mengatakan pihaknya menemukan beberapa titik api yang berada cukup dekat dengan Gardu Induk PLN. Petugas pun langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api menjalar ke kawasan sekitar.

Baca Juga :  113 Peserta Penerimaan CPNS Kutim Ikuti Seleksi SKB

“Memang ada beberapa titik api yang berdekatan dengan Gardu Induk PLN yang berada di Jalan Guru Besar, Rantau Bemban, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Tentunya ini harus kita padamkan,” ujar Rahmat.

Dalam penanganan tersebut, personel Damkar Kutim berjibaku memadamkan sekaligus mengendalikan api di sejumlah titik. Kondisi lahan yang kering menjadi salah satu tantangan karena api berpotensi merambat dengan cepat, terutama ketika terdapat hembusan angin.

Selain mengerahkan personel dan peralatan pemadaman, Damkar Kutim juga mendapat dukungan dari Relawan LKK Kabupaten Kutai Timur. Penanganan di lapangan turut diperkuat Babinsa TNI dan personel Polri dari wilayah Sangatta Utara.

Baca Juga :  28 Orang Ikuti Bimtek Kemitraan dan Jaringan Usaha Koperasi Perkebunan

Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman dan memastikan kobaran api tidak meluas menuju area Gardu Induk PLN.

Petugas Damkar terus melakukan penyisiran terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan api maupun asap. Langkah ini penting dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api setelah proses pemadaman.

Keberadaan karhutla di sekitar kawasan fasilitas vital tersebut mendapat perhatian khusus. Selain berpotensi mengganggu lingkungan dan menimbulkan asap, api yang tidak segera dikendalikan juga dapat membahayakan fasilitas umum serta aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Safari Syawal 1445 H, Pemkab Kutim Kunjungi Kecamatan Muara Bengkal

Damkar Kutim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi lahan kering. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu munculnya titik api.

Penanganan karhutla di jalan Guru Besar, Rantau Bemban menunjukkan pentingnya respons cepat petugas Damkar dalam mengendalikan kebakaran, terlebih lokasi api berada di sekitar fasilitas vital seperti Gardu Induk PLN. Dukungan relawan, TNI dan Polri turut memperkuat upaya pemadaman hingga api dapat dikendalikan. (ADV) (BK9)