Dari Penerangan hingga Ekonomi, Listrik 24 Jam Dorong Kemajuan Desa di Sangkulirang

oleh -335 views

Beritakutim Sangatta – Penantian panjang masyarakat di enam desa, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, untuk menikmati pelayanan listrik selama 24 jam akhirnya terwujud. Kehadiran listrik yang menyala sepanjang hari tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan mendapat apresiasi dari para kepala desa.

Listrik 24 jam dinilai bukan sekadar menghadirkan penerangan bagi masyarakat. Lebih dari itu, ketersediaan energi yang stabil diharapkan mampu mendorong peningkatan pelayanan publik, pendidikan, aktivitas ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Kepala Desa Saka, Achyanu, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pelayanan listrik selama 24 jam di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran listrik sepanjang hari merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, terang yang telah lama dinantikan kini hadir di Desa Saka. Terima kasih Bapak Bupati Kutai Timur atas perhatian dan komitmen menghadirkan pelayanan listrik 24 jam bagi masyarakat desa,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga :  Uji Kompetensi Tertulis Bagi Peserta Seleksi JPT Pratama Diikuti 29 Peserta

Ia menilai, kehadiran listrik 24 jam akan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Aktivitas warga yang sebelumnya harus menyesuaikan dengan waktu pelayanan listrik kini dapat dilakukan dengan lebih leluasa.

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, ketersediaan listrik juga menjadi penunjang penting bagi pelayanan pemerintahan desa.

Berbagai aktivitas administrasi dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih maksimal dengan tersedianya energi listrik yang stabil.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Tepian Terap, Eko Sutrisno. Ia menyebut terealisasinya pelayanan listrik 24 jam menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama ini menginginkan akses energi yang lebih baik.

Baca Juga :  Peringatan HAN 2022, Bupati Kutim Minta Berikan Yang Terbaik Untuk Anak-anak

“Alhamdulillah, harapan masyarakat Desa Tepian Terap kini menjadi kenyataan. Terima kasih Bapak Bupati Kutai Timur, terang 24 jam membuka jalan bagi pelayanan, pendidikan, usaha, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Eko, listrik 24 jam akan membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai sektor kehidupan. Pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, kegiatan pendidikan memperoleh dukungan yang lebih baik, sementara masyarakat juga memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha.

Ketersediaan listrik sepanjang hari diyakini dapat menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha kecil dan menengah di desa kini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanpa lagi terkendala keterbatasan waktu penggunaan listrik.

Bagi dunia pendidikan, pelayanan listrik 24 jam juga memberikan manfaat penting. Pelajar dan masyarakat dapat memanfaatkan perangkat elektronik serta teknologi untuk menunjang proses belajar kapan saja.

Baca Juga :  Ikuti Bimtek, Legislator Kutim Perdalam Pengelolaan Pokir dan Penyusunan APBD

Sementara itu, bagi pemerintah desa, pasokan listrik yang stabil menjadi salah satu faktor pendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Aktivitas administrasi maupun pelayanan berbasis teknologi diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Dengan beroperasinya pelayanan listrik 24 jam di enam desa di Kecamatan Sangkulirang, akses terhadap salah satu kebutuhan dasar masyarakat kini semakin terbuka. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas pemerataan pembangunan dan pelayanan dasar hingga ke wilayah pedesaan di Kabupaten Kutai Timur.

Bagi masyarakat Desa Saka, Desa Tepian Terap, dan desa-desa lainnya yang turut menikmati pelayanan tersebut, listrik 24 jam memiliki arti lebih dari sekadar penerangan.(Bk)