Tak Hanya Padamkan Api, Damkarmat Kutim Tangani Beragam Operasi Penyelamatan

oleh -9 views
Plt Kepala Damkarmat Kutim, Sugiyo

Beritakutim.com, SANGATTA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga menjalankan berbagai tugas penyelamatan masyarakat dalam situasi darurat.

Plt Kepala Damkarmat Kutim, Sugiyo, mengatakan laporan yang diterima pihaknya cukup beragam. Mulai dari kebakaran, warga terjebak, hingga gangguan yang melibatkan hewan dan kondisi lain yang membutuhkan penanganan khusus.

Damkarmat pernah menerima laporan mengenai warga yang terkunci di dalam kendaraan, termasuk anak-anak. Personel kemudian dikerahkan untuk membantu membuka kendaraan tanpa menimbulkan risiko tambahan.

Baca Juga :  Dishub Kutim Petakan PJU, Penanganan Dilakukan Bertahap Berdasarkan Prioritas

Selain itu, laporan mengenai keberadaan buaya juga tetap direspons. Tim terlebih dahulu mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan dan kondisi lingkungan sebelum menentukan langkah penanganan.

Penanganan sarang tawon juga menjadi bagian dari layanan penyelamatan. Menurut Sugiyo, proses tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan karena waktu penanganan sangat menentukan tingkat risiko bagi masyarakat maupun petugas.

”Untuk sarang tawon, petugas biasanya melakukan pengecekan lokasi terlebih dahulu pada siang hari. Sementara proses penanganan dilakukan pada malam hari agar risiko tawon berhamburan dan menyerang warga dapat diminimalkan,” ujar Sugiyo saat ditemui awak media diruang kerjanya.

Baca Juga :  Pemkab Kutim Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 Tahun 2024

Pengalaman di salah satu sekolah di Sangatta Selatan menjadi contoh kondisi yang membutuhkan penanganan cepat. Saat itu, tawon sudah berhamburan sehingga petugas harus mengambil tindakan meski kondisi siang hari.

Selain menangani berbagai laporan penyelamatan, Damkarmat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan di tengah kondisi cuaca panas.

Sugiyo menilai pencegahan jauh lebih penting karena kebakaran yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi besar dan sulit dikendalikan, terlebih ketika terjadi di lahan yang kering.

Baca Juga :  Gebyar Koperasi Expo 2024, Diskominfo Staper Kutim Berhasil Raih Juara Umum

Ia meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan kebakaran. Untuk kebakaran lahan, masyarakat diarahkan menghubungi BPBD atau perangkat wilayah setempat, sedangkan kebakaran permukiman dapat langsung dilaporkan kepada Damkarmat.

“Kalau api kecil bisa kita kendalikan, kalau api besar susah untuk dikendalikan,” tegas Sugyio.

Ia berharap masyarakat, pemerintah, relawan, dan seluruh unsur terkait dapat saling membantu dalam mencegah kebakaran serta mempercepat penanganan apabila kejadian sudah berlangsung. (ADV) (9)