Sekretaris Diskominfo Kutim Tutup Pelatihan Jurnalistik

oleh -412 views
IMG 20231103 WA0091 1280x640 1

Sangatta – Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalisme. Oleh karena itulah Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur (Kutim) menyelenggarakan Pelatihan Teknik Penulisan Jurnalistik dan Optimasi Mesin Pencari (SEO) dalam Jurnalistik.

Sekretaris Diskominfo Staper Kutim, Rasyid, menyampaikan hal ini saat penutupan pelatihan jurnalistik bagi wartawan di Ruang Damar, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, pada Jumat (3/11/2023). Pelatihan ini dihadiri oleh narasumber dari Liputan6.com, Shinta Novita Magdalena, serta Kabid IKP Kehumasan, Lisa Komentin.

Baca Juga :  Diskominfo Staper Kutim Gelar Bimtek Terkait Peningkatan Akses KIP dan Kapasitas PPID

Rasyid menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para peserta mampu menguasai teknik penulisan jurnalistik yang optimal dan memahami prinsip-prinsip utama SEO. “Para peserta diajari untuk menganalisis SEO, keterbacaan, penggunaan kata kunci, serta teknik penulisan dan penyebaran konten yang sesuai dengan standar pencarian di Google,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Kutai Timur Hadiri Pelantikan Asisten Keperawatan SMK Singa Geweh Angkatan XIII

Dalam penjelasannya, Rasyid menekankan pentingnya strategi SEO dalam meningkatkan peringkat sebuah website di mesin pencari, terutama Google. Hal ini diharapkan akan meningkatkan jumlah pengunjung pada website, yang pada gilirannya dapat meningkatkan jumlah pembaca.

“Diharapkan pengetahuan yang diperoleh selama dua hari pelatihan ini akan memberikan manfaat yang signifikan serta dapat meningkatkan kompetensi para jurnalis di Kutai Timur,” tambahnya.

Baca Juga :  Tinju Kutim Hanya Mampu Raih 3 Medali Emas dari 7 Target di Porprov VII Kutim

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, dari 2 hingga 3 November 2023, diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kewartawanan seperti PWI Kutim, AJKT, PWRI Kutim, serta asosiasi media siber seperti SMSI Kutim dan JMSI Kutim. (bk)