Ratusan ASN Kutim Ikuti Maulid Nabi, Bupati Ingatkan Bahaya Kebakaran di Musim Kemarau

oleh -7 views

Beritakutim Sangatta – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendorong aparatur menerapkan keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Al-Faruq, kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (26/8/2026), diikuti ratusan jamaah yang mayoritas merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kutim.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia”, peringatan tersebut berlangsung khidmat sejak dimulai sekitar pukul 09.00 WITA.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Ketua DWP Kabupaten Lisnawarty Rizali Hadi, tokoh agama serta masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  INKAI Kutim Raih 3 Emas di Piala Walikota Cup Balikpapan dan 7 Emas di Kejurda se Kaltim 2023

Tausiyah disampaikan Ustadz Anwar Ashaf dari Samarinda yang mengajak jamaah memahami kembali makna kelahiran dan perjuangan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam berbagai aspek kehidupan.

Ardiansyah mengatakan, Rasulullah SAW tidak hanya menjadi teladan dalam menjalankan ajaran agama, tetapi juga dalam membangun kehidupan masyarakat yang adil, inklusif dan berlandaskan akhlak.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya oleh para ASN yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran Pemkab Kutim menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Sidak Pasar Menjelang Ramadan 1446 H

“Rasulullah banyak mengajarkan memperbaiki berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat,” ujar Ardiansyah.

Ia menekankan agar pelayanan publik di Kutim terus diarahkan menjadi lebih mudah, efektif, efisien dan transparan. Dengan demikian, kehadiran pemerintah dapat benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain pesan keagamaan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Cuaca panas dan minimnya curah hujan dinilai meningkatkan risiko kebakaran di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.

Ardiansyah mengimbau warga menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran sampah. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Baca Juga :  Hari Pertama, Pengobatan Pascabanjir dan Vaksinasi di Ikuti 790 Orang

“Mari kita berdoa, mudah-mudahan kekeringan ini segera berlalu dan daerah kita selalu diberkahi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kutim sekaligus Ketua Pelaksana, Noorhadi, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi di lingkungan pemerintahan.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan rasa syukur sekaligus mendorong jajaran Pemkab Kutim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengamalkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat memupuk rasa syukur dan memotivasi kita untuk terus mendekatkan diri serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(Bk)