Bupati Kutim Tekankan Peran FKUB dalam Memerangi Peredaran Narkoba

oleh -6 views

Beritakutim Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuka agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Menurut Ardiansyah, persoalan narkoba tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap kehidupan keluarga, tatanan sosial, perekonomian, hingga masa depan generasi muda.

“Makanya perlu peran seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama bertanggung jawab memberikan edukasi, terutama kepada para pemuka agama dan pengurus FKUB untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan narkoba di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda,” ujar Ardiansyah, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, Polres Kutai Timur Gelar Acara Doa Bersama

Hal tersebut disampaikan Ardiansyah kepada awak media usai membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB.

Ia menilai pemuka agama memiliki posisi strategis dalam memberikan pemahaman sekaligus penguatan moral kepada umat. Karena itu, pesan mengenai bahaya narkoba diharapkan terus disampaikan melalui kegiatan keagamaan, keluarga, rumah ibadah, maupun lingkungan masyarakat.

“Mohon masing-masing memberikan wejangan lebih dalam kepada umat dan keluarga kita untuk mengantisipasi narkoba,” pesannya.

Baca Juga :  191 Guru Inklusi Disiapkan untuk Layani ABK di Seluruh Kutai Timur

Ardiansyah mengatakan, penyalahgunaan narkotika memiliki daya rusak yang besar karena dapat memicu berbagai persoalan kemanusiaan dan sosial. Dampaknya pun dinilai dapat mengganggu kualitas generasi muda dan ketahanan masyarakat.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Kutim yang berada di wilayah Kalimantan dengan akses transportasi melalui jalur darat maupun perairan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mencegah masuk dan beredarnya narkoba.

Karena itu, menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Tim Volly CJDW Kodim 0909/KTM Juara I di Ajang Bola Volley Cup Danrem 091/ASN 2023

Dalam hal ini, FKUB dinilai memiliki peran penting karena menjadi wadah yang mempertemukan para pemuka agama dari berbagai komunitas. Melalui FKUB, pesan moral dan edukasi mengenai bahaya narkoba dapat disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.

Ardiansyah menekankan agar pesan pencegahan narkoba tidak berhenti dalam kegiatan formal. Para pemuka agama diharapkan meneruskannya kepada jemaat, jamaah, keluarga, serta lingkungan masing-masing.

“Agama kita harapkan mampu menyadarkan dan membentengi masyarakat,”ujarnya.(Bk)