Pemkab Kutim Bekerjasama dengan GENPRO Mengadakan Program Inkubasi Bisnis Kurasi Produk

oleh -513 views
diskop ukm kutim gelar kurasi produk umkm 645a3293db912

SANGATTA – Global Entrepreneur Profesional (GENPRO) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) mengadakan Program Inkubasi Bisnis Kurasi Produk, di Hotel Lumbu, Sangatta, Selasa (09/5/2023).

Inkubasi merupakan proses pembinaan, pendampingan, dan pengembangan yang diberikan oleh Inkubator Wirausaha kepada Peserta Inkubasi (Tenant).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kutai Timur (Kutim), Zubair, menyampaikan bahwa sebanyak 30 pelaku UMKM di Kutai Timur telah dikurasi untuk memilih produk-produk UMKM, dengan tujuan untuk memfasilitasi kemitraan antara pelaku UMKM dengan usaha yang lebih besar.

“Sebanyak 30 UMKM dari beberapa kecamatan di Kutai Timur telah dikurasi untuk memilih produk-produk UMKM, termasuk dalam bidang fashion, makanan, minuman, dan produk kerajinan, guna memfasilitasi kemitraan antara pelaku UMKM dengan usaha yang lebih besar. Kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan akan dievaluasi oleh Dinas Koperasi untuk melihat perkembangan UMKM di wilayah Kutai Timur,” ujar Zubair.

Baca Juga :  Paripurna ke 18, Hasna Menyampaikan Pandangan Umum Mewakili Fraksi Golkar

Zubair berharap melalui program Inkubasi ini, pelaku usaha UMKM dapat terus berkembang dan bersaing dalam dunia bisnis sehingga dapat mandiri secara ekonomi, dirinya juga menyebutkan bahwa penilaian produk akan dilakukan oleh tim fasilitator dan GENPRO.

“Terdapat 3 modul yang akan dinilai dalam kurasi produk UMKM, dan yang masuk nominasi akan dipindahkan ke level berikutnya. Sebenarnya, produk yang dikurasi tidak terbatas, yang penting produk tersebut memenuhi standar kualifikasi agar dapat dicari,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Kasmidi Lakukan Sosialisasi Penganggulangan TB di Desa Long Noran

Zubair juga mengatakan bahwa pelatihan bagi pelaku UMKM akan terus dilaksanakan dan dievaluasi. Jika dalam evaluasi tersebut diperlukan pelatihan ulang, maka pembinaan akan dilakukan kembali hingga pelaku UMKM dapat mandiri.

Sementara itu, Kepala Diskop dan UKM Kutim, Darsafani, menjelaskan bahwa program pelatihan ini diadakan oleh pihak ketiga, yakni GENPRO, yang bertindak sebagai konsultan dalam bidang koperasi UMKM.

“Kami melakukan Kurasi Inkubasi untuk memilih pelaku UMKM yang akan mengikuti pasar ekspor atau pameran di tiga tempat, yaitu Bali, Yogyakarta, dan Jakarta. Oleh karena itu, kami melakukan pelatihan dan kurasi produk mereka untuk ke depannya,” ungkap Darsafani.

Darsafani menambahkan bahwa akan ada tiga sesi pelatihan lainnya yang akan dilakukan oleh GENPRO. Hasil dari pelatihan ini nantinya akan diarahkan ke pasar ekspor atau Expo di Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.

Baca Juga :  May Day 2023, Faizal Rachman Minta Perusahaan Berikan Hak Para Pekerja

Terkait produk yang akan dikurasi, Darsafani menyebutkan bahwa semua produk UMKM yang berpotensi akan dipertimbangkan untuk dipasarkan.

“Kami tidak melakukan seleksi, semua produk dapat dipasarkan. Yang kami dorong adalah produk yang menarik minat investor. Sebagai contoh, dalam kasus produk olahan amplang, dari produk tersebut dapat dibuat beberapa variasi rasa dan bentuk untuk menarik minat,” tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, GENPRO adalah komunitas yang bergerak di bidang ekonomi dengan tujuan menciptakan pengusaha profesional yang memiliki tujuan yang sama dalam membangun peradaban ekonomi dunia. Jaringan bisnis profesional ini mencakup berbagai jenis usaha dan berjejaring untuk saling bersinergi dan memperkuat satu sama lain. (bk)