Kutim Raih Digital Goverment Award SPBE Summit 2023 

oleh -175 views
IMG 20230320 WA0129

JAKARTA – Senin (20/3/2023) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendapat kabar gembira. Sebab, meraih Digital Goverment Award SPBE Summit 2023 kategori Peningkatan Indeks SPBE dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penganugerahan diserahkan langsung Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ery Mulyadi, di Kemspinski GrandBallrom, Jakarta.

Ditemui usai acara, Ery Mulyadi mengaku bersyukur atas raihan tersebut. Anugerah tersebut menurut Ery Mulyadi merupakan hasil kerja keras semua pihak dalam melakukan upaya-upaya perbaikan SPBE.

Baca Juga :  Yan, Alasan Mengapa Banyak Sekolah di Kutim Belum Terakreditasi Secara Merata

Kepala Diskominfo Staper Kutim Ery Mulyadi. 

”Alhamdulillah tahun ini, Pemkab Kutim meraih Digital Goverment Award SPBE Summit 2023 Kategori Peningkatan Indeks SPBE. Tidak hanya sampai disini, Anugerah ini memiliki arti untuk melakukan upaya perbaikan yang cukup cepat,” tegas Ery.

Baca Juga :  Persiapan Kutim Ikuti Porprov Kaltim ke VII, Pemkab Akan Terus Kawal

Sebab, tahun 2021 sambung Ery, SPBE Kutim berada pada kategori rendah dengan indeks sebesar 1,03. Dari itu, bersama semua pihak melakukan perbaikan dari aspek tata kelola, pelayanan, sampe pada peningkatan SDM.

“Alhamdulillah setelah dilakukan evaluasi oleh Kementerian PANRB pada tahun 2022, SPBE Kutim meningkat cukup signifikan. Dari yang awalnya di 2021 hanya 1,03, pada tahun 2022 menjadi 2,79 dengan predikat baik. Angka yang cukup signifikan mengantarkan Kutim peringkat 2 SPBE se-Kalimantan Timur,” ungkap Ery.

Baca Juga :  Yuli Sa'pang Sarankan Agar Naker RS Kudungga Dapat Insentif yang Layak

Dalam kesempatan tersebut, Ery Mulyadi juga menjelaskan mengenai langkah-langkah yang dilakukan untuk mempertahankannya. Pertama, langkah yang dipersiapkan adalah melakukan perkuatan di internal pemerintah Kabupaten Kutim.

“Karena Kominfo tidak berdiri sendiri, SPBE merupakan gawenya Pemda di lingkungan Kutim. Kedua, melihat evaluasi penilaian di 2022. Misalnya ada yang perlu dilakukan perbaikan akan segera dilaksanakan,” tutup Ery. (*/G-Priority)